Home » Ragam » WNI Jadi Tentara Amerika, Segini Gaji dan Tunjangannya
Gaji Dollar daya tarik WNI jadi tentara AmerikaGaji Dollar daya tarik WNI jadi tentara Amerika

Beritanda.com – Kisah WNI jadi tentara Amerika kembali menyedot perhatian publik setelah Kezia Syifa resmi bergabung dengan Maryland Army National Guard sejak 2025. Selain momen emosional perpisahan di bandara, sorotan mengarah pada besaran gaji, sistem pengupahan, serta peluang karier yang ditawarkan militer Amerika Serikat. Informasi ini memicu rasa ingin tahu publik, terutama di kalangan diaspora Indonesia.

Status Kezia Syifa di Garda Nasional AS

Fenomena WNI jadi tentara Amerika mencuat usai akun @bunda_kesidaa membagikan video Kezia Syifa berpamitan dengan kedua orang tuanya sebelum kembali bertugas. Dalam video tersebut, Kezia terlihat mengenakan seragam loreng dengan bendera Amerika Serikat.

Hati-hati, semangat ganbatee … sini dong lihat sini, dadah dadah, hati-hati kak,” ucap sang ibu dalam video itu.

Menurut Safitri, ibunda Kezia, putrinya resmi diterima sebagai prajurit Maryland Army National Guard dengan spesialisasi MOS 92A atau Automated Logistical Specialist.

Dan untuk saat ini Kezia Syifa diterima sebagai MOS 92A (Automated Logistical Specialist),” ujar Safitri seperti dikutip dari Republika.

Dalam peran tersebut, Kezia bertanggung jawab pada manajemen logistik, mulai dari penerimaan, penyimpanan, distribusi, hingga pencatatan peralatan dan suku cadang. Safitri menegaskan, Kezia masih berada dalam tahap pelatihan dan pengembangan diri sebagai prajurit pemula.

Rincian Gaji Garda Nasional Amerika Serikat

Isu WNI jadi tentara Amerika kerap dikaitkan dengan besaran gaji yang dinilai menarik. Berdasarkan laman National Guard, gaji prajurit diatur melalui sistem kepangkatan dan masa kerja. Untuk prajurit pemula dengan status Enlisted (E), penghasilan mencakup seluruh waktu pelatihan.

Umumnya, anggota baru menjalani latihan rutin sekitar dua hari setiap bulan, ditambah dua minggu Pelatihan Tahunan (Annual Training) setiap tahun. Selama periode tersebut, prajurit berstatus Tugas Aktif (Active Duty) dan menerima bayaran sesuai ketentuan.

Berdasarkan data terbaru per 20 Januari 2026, rata-rata gaji tahunan anggota Garda Nasional di Amerika Serikat mencapai 35.072 dolar AS atau sekitar Rp605 juta dengan asumsi kurs. Jika dirinci, angka ini setara dengan sekitar Rp49,5 juta per bulan, Rp11,4 juta per minggu, atau Rp285 ribu per jam. Bagi prajurit seperti Kezia, pendapatan tersebut masih merupakan gaji dasar.

Syifa seorang WNI jadi tentara Amerika Serikat
Viral video WNI bernama Syifa jadi tentara AS – dok Instagram | @bunda_kesidaa

Peluang Kenaikan Gaji dan Tunjangan Tambahan

Prospek WNI jadi tentara Amerika tidak berhenti pada gaji pokok. Data ZipRecruiter menunjukkan rentang penghasilan Garda Nasional berada di kisaran 30.000 hingga 38.500 dolar AS per tahun. Prajurit dengan kualifikasi tinggi bahkan bisa meraih pendapatan hingga 45.000 dolar AS per tahun.

Faktor seperti spesialisasi MOS, lokasi penempatan, pengalaman lapangan, serta pendidikan menjadi penentu utama kenaikan gaji. Selain itu, anggota Garda Nasional juga berhak atas berbagai tunjangan finansial. Tunjangan perumahan tersedia bagi prajurit yang memiliki tanggungan keluarga.

Keuntungan pajak juga menjadi daya tarik tersendiri. Pajak penghasilan hanya dikenakan pada gaji pokok, sementara bonus atau pendapatan tambahan saat bertugas di luar negeri sering kali bersifat bebas pajak. Setiap kali dikerahkan untuk pelatihan tahunan atau misi khusus, prajurit dibayar penuh dengan standar Active Duty.

Keluarga Kezia diketahui telah tinggal di Amerika Serikat sejak pertengahan 2023 setelah memperoleh Green Card. Safitri menyebut, putrinya juga mendapat kesempatan melanjutkan studi melalui jalur militer AS. Terkait penggunaan hijab, ia menegaskan tidak ada hambatan.

Ternyata memang diperbolehkan, dan ada juga anggota dari negara-negara lain yang mengenakan hijab selain dari Indonesia,” ungkap Safitri.