Home » Ragam » Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI Kabinet Merah Putih
Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri KeuanganMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa - dok Setkab

Beritanda.com – Profil Purbaya Yudhi Sadewa menjadi perhatian publik sejak ia resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih periode 2025–2029. Sosok ekonom senior ini dikenal memiliki rekam jejak panjang di sektor keuangan, pemerintahan, dan pasar modal, dengan latar belakang akademik yang kuat di bidang teknik dan ekonomi.

Purbaya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025, di tengah tantangan ekonomi global dan agenda besar reformasi fiskal di dalam negeri. Penunjukannya dinilai strategis karena pengalamannya dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Biodata Singkat Purbaya Yudhi Sadewa

  • Nama lengkap : Dr. Purbaya Yudhi Sadewa, M.Sc., Ph.D.
  • Tempat, tanggal lahir : Bogor, 7 Juli 1964
  • Jabatan : Menteri Keuangan RI (2025–Sekarang)
  • Status : Menikah

Keluarga

  • Istri : Ida Yulidina (Sarjana Hukum, Universitas Padjadjaran)
  • Anak :
    1. Yuda Purboyo Sunu
    2. Yudo Achilles Sadewa (trader dan kreator konten)

Latar Belakang Pendidikan : Dari Teknik ke Ekonomi

Purbaya Yudhi Sadewa memiliki latar belakang pendidikan yang tidak lazim bagi seorang Menteri Keuangan. Ia mengawali pendidikan tinggi dengan meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Gedung Institut Teknologi Bandung (ITB)
Gedung Institut Teknologi Bandung (ITB) – dok Institut Teknologi Bandung

Minatnya terhadap ekonomi membawanya melanjutkan studi ke Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, tempat ia meraih:

  • Master of Science (M.Sc.) bidang Ekonomi
  • Doctor of Philosophy (Ph.D.) bidang Ekonomi

Kombinasi ilmu teknik dan ekonomi membentuk gaya analisis Purbaya yang kuat secara kuantitatif serta tajam dalam membaca kebijakan makroekonomi.

Perjalanan Karier Purbaya Yudhi Sadewa

Awal Karier di Sektor Swasta

Karier profesional Purbaya dimulai di sektor energi sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas S.A. (1989–1994). Pengalaman ini memberinya pemahaman langsung tentang industri riil sebelum terjun lebih jauh ke dunia ekonomi dan keuangan.

Setelah menyelesaikan pendidikan doktoral, Purbaya bergabung dengan Danareksa Group, dengan posisi antara lain:

  • Senior Economist, Danareksa Research Institute
  • Chief Economist Danareksa Research
  • Direktur Utama PT Danareksa Securities
  • Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero)

Di Danareksa, ia dikenal sebagai analis ekonomi yang aktif memberi pandangan mengenai pasar modal dan kebijakan makro nasional.

Karier di Pemerintahan

Pengalaman panjang di sektor swasta mengantarkan Purbaya ke berbagai jabatan strategis di pemerintahan, antara lain:

  • Staf Khusus Bidang Ekonomi di sejumlah kementerian koordinator
  • Deputi III dan Deputi IV di Kantor Staf Presiden (KSP)
  • Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kemenko Maritim dan Investasi
  • Anggota Komite Ekonomi Nasional
  • Anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin)

Keterlibatannya dalam berbagai lembaga ini menunjukkan peran Purbaya dalam perumusan dan koordinasi kebijakan ekonomi nasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa – dok. Kemenkeu | Leonardus Oscar

Ketua Dewan Komisioner LPS

Pada September 2020, Purbaya Yudhi Sadewa diangkat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 58/M Tahun 2020.

Dalam posisi ini, ia berperan penting menjaga kepercayaan publik terhadap sistem perbankan nasional, terutama di masa pandemi COVID-19. Kepemimpinannya di LPS dinilai berhasil menjaga stabilitas sektor keuangan di tengah tekanan global.

Dilantik sebagai Menteri Keuangan RI

Puncak karier Purbaya terjadi saat ia dilantik sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia pada 8 September 2025 dalam Kabinet Merah Putih di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai Menteri Keuangan, Purbaya memikul tanggung jawab besar, antara lain:

  • Mengelola APBN
  • Menjaga disiplin fiskal
  • Mengoptimalkan pendapatan negara
  • Menjamin stabilitas ekonomi nasional

Penunjukannya disambut positif oleh banyak kalangan yang menilai latar belakang teknokratiknya sebagai modal penting menghadapi tantangan ekonomi ke depan.

Laporan Harta Kekayaan (LHKPN) Purbaya Yudhi Sadewa

Berdasarkan laporan LHKPN yang disampaikan pada 11 Maret 2025 untuk periode tahun 2024, total harta kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa tercatat sebesar:

Rp 39.210.000.000

Rincian Utama Harta Kekayaan:

  • Tanah dan bangunan : Rp 30,5 miliar
  • Alat transportasi dan mesin : Rp 3,606 miliar
  • Harta bergerak lainnya : Rp 684 juta
  • Surat berharga : Rp 220 juta
  • Kas dan setara kas : Rp 4,2 miliar
  • Hutang : Nihil

sumber : LHKPN 2024

Seluruh aset dilaporkan berasal dari hasil sendiri dan telah diverifikasi secara administrasi.

Sosok Teknokrat di Pucuk Keuangan Negara

Profil Purbaya Yudhi Sadewa menggambarkan perjalanan seorang profesional dengan lintasan lengkap: dari insinyur, ekonom akademik, pelaku pasar modal, hingga pejabat publik. Kombinasi pemikiran teknis dan analisis ekonomi menjadikannya figur yang dinilai mampu menghadapi dinamika fiskal dan keuangan nasional.

Sebagai Menteri Keuangan, publik menaruh harapan agar Purbaya mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.