Home » Seleb » Mengaku Anak Denada, Hidup di Gudang hingga Gugat ke Pengadilan
Denada akui Ressa Rizky Rosano sebagai anakDenada - Foto Instagram @denadaindonesia

Beritanda.com – Kabar mengejutkan datang dari Bumi Blambangan. Seorang pemuda berusia 24 tahun, Al Ressa Rizky Rossano, muncul ke publik dengan pengakuan yang menggetarkan, ia mengklaim sebagai anak kandung penyanyi ternama, Denada Tambunan, yang selama ini terabaikan.

Lahir pada tahun 2002, Ressa mengaku menjalani pahitnya hidup tanpa figur ibu dan sokongan finansial sedikit pun. “Sejak lahir sampai sekarang, saya tidak pernah diberi nafkah,” ungkapnya.

Bertahan Hidup di Kamar Bekas Gudang

Kontras dengan citra glamor dunia hiburan yang melekat pada nama besar Denada, Ressa justru tumbuh dalam kemiskinan. Ia menceritakan betapa sulitnya hari-hari yang ia lalui hingga harus menumpang di rumah kerabat.

Bahkan, ada masa di mana ia terpaksa tinggal di sebuah ruangan sempit yang dulunya berfungsi sebagai gudang. “Untuk makan saja, saya pernah hanya sanggup satu kali sehari,” kenangnya dengan nada getir.

Kondisi ekonomi ini pula yang mematahkan mimpinya. Meski sempat mengecap bangku kuliah di sebuah universitas swasta di Banyuwangi hingga semester 4, Ressa akhirnya terpaksa drop out karena tak lagi mampu membayar biaya pendidikan. Kini, demi menyambung hidup, ia bekerja sebagai penjaga toko kelontong 24 jam dengan upah yang bahkan masih di bawah standar UMK.

Menempuh Jalur Hukum, Gugat Penelantaran

Merasa hak-haknya sebagai anak terabaikan selama puluhan tahun, Ressa akhirnya membawa masalah ini ke meja hijau. Ia resmi menggugat Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi atas dugaan perbuatan melawan hukum terkait penelantaran anak. Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 288 sejak akhir November 2025.

Kuasa hukum Ressa, Moh. Firdaus Yuliantono, menyayangkan absennya pihak Denada dalam proses mediasi yang tengah berjalan.

Kami masih membuka pintu untuk penyelesaian secara kekeluargaan. Namun jika terus diabaikan, kami akan terus maju demi memperjuangkan hak dan status hukum klien kami,” tegas Firdaus.

Situasi itu membuat Ressa Rizky memilih jalur hukum sebagai bentuk perlindungan diri dan keluarganya. Gugatan senilai Rp13,65 miliar pun resmi bergulir di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Pencarian Identitas yang Berujung Sepi

Ressa mengaku belum pernah sekali pun bertatap muka langsung dengan sang penyanyi. Pengetahuan tentang asal-usulnya itu ia dapatkan dari hasil penelusuran mandiri, bukan dari pengakuan keluarga yang terbuka.

Bahkan di momen sakral seperti Idul Fitri, tak ada pertemuan atau komunikasi yang terjalin. Ressa menegaskan bahwa langkah hukum yang ia ambil bukan sekadar mencari sensasi di tengah nama besar Denada. Baginya, ini adalah perjuangan mencari keadilan atas masa kecil yang hilang dan pengakuan legal atas keberadaannya sebagai seorang anak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Denada Tambunan belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan dan klaim yang disampaikan oleh Al Ressa Rizky Rossano.