Home » Seleb » Khaby Lame dan Kesepakatan US$ 900 Juta: Titik Balik Ekonomi Kreator Global
Khaby LameKhaby Lame

Beritanda.com – Khaby Lame tidak lagi sekadar influencer viral. Melalui kesepakatan komersial senilai sekitar US$ 900 juta atau Rp15,1 triliun, ia masuk ke fase baru ekonomi kreator berbasis kepemilikan, di mana pengaruh digital diterjemahkan menjadi aset bisnis jangka panjang yang terukur dan terintegrasi secara global.

Dari Influencer ke Pemilik Ekosistem Bisnis

Langkah Khaby Lame menjual sebagian Step Distinctive Limited kepada Rich Sparkle Holdings menandai perubahan mendasar cara kreator dimonetisasi. Transaksi yang diselesaikan pada 23 Januari 2026 itu memberi Rich Sparkle hak komersial global eksklusif atas merek Lame selama 36 bulan awal. Artinya, aktivitas kemitraan merek, endorsement, lisensi, hingga e-commerce tidak lagi berdiri sporadis.

Pada praktiknya, ini berarti audiens Khaby Lame kini diperlakukan sebagai fondasi bisnis, bukan sekadar target kampanye. Di sisi lain, model ini memindahkan kreator dari posisi “talenta” ke struktur kepemilikan.

Khaby Lame Awards About you
Khaby Lame dalam Penghargaan Idol Of The Year di ajang ABOUT YOU Awards

Kendali Tetap di Tangan Kreator

Yang jadi sorotan, meski menjual sebagian perusahaan, Khaby Lame justru menjadi pemegang saham pengendali di Rich Sparkle Holdings. Dalam bahasa sederhananya, ia tidak kehilangan identitas digitalnya. Sebaliknya, ia memperluas pengaruh ke level korporasi, dengan akses langsung ke pengambilan keputusan strategis.

Skala Global dan Ambisi Industri

Berdasarkan penelusuran, Rich Sparkle memproyeksikan struktur bisnis terintegrasi—menggabungkan trafik digital, operasional, distribusi, dan teknologi—berpotensi mencetak penjualan tahunan lebih dari US$ 4 miliar atau sekitar Rp67 triliun. Dampaknya terasa karena bisnis berbasis kreator kini disejajarkan dengan ritel dan teknologi besar dunia.

Strategi ekspansi difokuskan di Amerika Serikat, Timur Tengah, dan Asia Tenggara. Bersamaan dengan itu, Rich Sparkle menggandeng Anhui Xiaoheiyang Network Technology Co., Ltd dari China untuk memperkuat e-commerce dan live commerce.

Digital Twin dan Masa Depan Konten

Tak berhenti di situ, kesepakatan ini juga membuka ruang pengembangan digital twin berbasis AI dari Khaby Lame. Teknologi tersebut memungkinkan wajah, suara, dan gesturnya digunakan secara legal dan terkontrol. Efek langsungnya, konten multibahasa dan interaksi virtual dapat berjalan tanpa batas waktu dan lokasi.

Di balik itu semua, kesepakatan ini mempertegas satu hal: kreator global kini diposisikan sebagai entitas bisnis penuh. Kesimpulannya sederhana, Khaby Lame menjadi preseden bahwa ekonomi kreator telah memasuki fase kepemilikan, dan waktu yang akan membuktikan seberapa jauh model ini membentuk industri digital global.