Beritanda.com – MPL ID Season 17 memasuki pekan terakhir regular season dengan dua cerita yang bertolak belakang. ONIC Esports tampil dominan sepanjang musim dan sudah memastikan tiket playoff, sementara RRQ Hoshi justru dipastikan tersingkir sebelum fase gugur dimulai.
Perbedaan nasib dua tim besar itu langsung mengubah peta persaingan MPL Indonesia musim ini. Saat ONIC nyaman di puncak klasemen, RRQ harus mengakhiri perjalanan lebih cepat setelah gagal keluar dari papan bawah.
ONIC Jadi Tim Paling Konsisten di Regular Season
ONIC Esports mengunci posisi pertama klasemen MPL ID S17 dengan koleksi 12 kemenangan. Hasil tersebut memastikan ONIC lolos langsung ke upper bracket semifinal playoff tanpa harus melewati quarterfinal.
Dominasi ONIC terlihat sejak awal musim. Mereka mampu menjaga konsistensi saat menghadapi tim papan atas maupun tim papan tengah.
Catatan hanya dua kekalahan sepanjang regular season membuat ONIC menjadi salah satu tim dengan performa terbaik dalam sejarah MPL Indonesia. Stabilnya performa roster juga membuat mereka terlihat lebih siap dibanding rival lain yang masih kesulitan menjaga ritme permainan.
Persaingan individu di dalam tim ikut memperkuat dominasi tersebut. SANZ masih memimpin perolehan poin MVP regular season dengan total 95 poin, unggul dari sejumlah pemain lain termasuk Alberttt dari EVOS.
RRQ Hoshi Terpuruk di Dasar Klasemen
Di sisi lain, RRQ Hoshi menjalani musim yang jauh dari harapan. Tim yang selama ini identik dengan perebutan gelar kini dipastikan gagal melangkah ke playoff MPL ID S17.
RRQ bahkan menjadi satu-satunya tim yang sudah dipastikan tersingkir sebelum Week 9 selesai. Posisi mereka di dasar klasemen tidak lagi memungkinkan untuk mengejar enam besar.
Situasi ini cukup mengejutkan karena RRQ selama beberapa musim terakhir selalu menjadi salah satu kandidat kuat juara. Basis penggemar besar dan sejarah panjang di MPL membuat kegagalan mereka terasa lebih besar dibanding eliminasi tim lain.
Absennya RRQ di playoff juga membuat persaingan gelar musim ini berubah total. Tim-tim seperti DEWA United, EVOS, Team Liquid ID, hingga Geek Fam kini memiliki peluang lebih terbuka untuk melangkah jauh.
Week 9 Jadi Penentuan Nasib Banyak Tim
Meski ONIC sudah aman dan RRQ dipastikan gugur, perebutan tiket playoff MPL ID S17 masih berlangsung ketat. Enam tim masih bersaing memperebutkan empat slot tersisa menuju fase knockout.
DEWA United berada di posisi paling aman setelah ONIC. Sementara EVOS dan Team Liquid ID masih membutuhkan kemenangan tambahan agar tidak tergantung hasil tim lain.
Persaingan paling panas terjadi di papan tengah. Geek Fam, Bigetron by Vitality, dan Alter Ego hanya terpaut selisih tipis poin sehingga satu pertandingan saja bisa langsung mengubah posisi klasemen.
NAVI juga masih memiliki peluang lolos, meski jalurnya sangat sempit. Mereka wajib menang atas Geek Fam sambil berharap hasil pertandingan lain menguntungkan.
Laga Penutup Diprediksi Panas
Pertandingan ONIC melawan EVOS pada Minggu, 24 Mei 2026 diprediksi menjadi salah satu laga paling menentukan di Week 9. EVOS membutuhkan kemenangan untuk mengamankan posisi mereka, sedangkan ONIC bermain tanpa tekanan setelah memastikan posisi pertama.
Laga NAVI kontra Geek Fam pada hari yang sama juga berpotensi menjadi pertandingan hidup-mati penutup regular season.
MPL ID S17 sendiri mencatat peak viewers mencapai 2,28 juta penonton saat laga ONIC menghadapi RRQ pada 29 Maret 2026. Angka itu menunjukkan rivalitas kedua tim masih menjadi magnet terbesar MPL Indonesia meski perjalanan mereka musim ini berakhir sangat berbeda.
