Beritanda.com – Konflik lama tiba-tiba meledak lagi. Perseteruan antara Salmafina Sunan dan Sherel Thalib kembali viral sejak 26 Maret 2026, dipicu unggahan media sosial yang menyinggung masa lalu pernikahan Taqy Malik.
Salmafina Sunan vs Sherel Thalib Meledak di Sosial Media
Drama antara Salmafina Sunan vs Sherel Thalib bukan cerita baru. Tapi kali ini, skalanya beda. Lebih terbuka. Lebih panas. Dan—yang paling terasa—lebih ramai penonton.
Semua bermula dari unggahan Sherel Thalib di Threads pada 26 Maret 2026. Ia menyinggung isu lama soal perceraian suaminya, Taqy Malik, yang disebut-sebut karena “legging”.
“Jujurly risih juga lama-lama sama orang yang kemakan hoaks media tentang masa lalu suami cerai perkara legging” — ujar Sherel Thalib.
Kalimat itu seperti melempar bensin ke bara lama. Dan, ya… api langsung menyala.
Tak butuh waktu lama, Salmafina Sunan merespons. Bukan kalimat dingin. Tapi jelas, tegas, dan sedikit menantang.
“Hai Kak @sherel_thalib, sini-sini kita cerita di DM, ibu saya kok saksinya bahwa itu menjadi salah satu permasalahan” — ujar Salmafina Sunan.
Situasi makin panas ketika Salmafina menolak debat di ruang publik dan justru mengajak bertemu langsung.
“Masih hidup semua saksinya, lagian tidak zaman ah main di sosmed, tidak elegan, langsung saja” — ujar Salmafina Sunan.
Nada bicaranya? Santai. Tapi pesannya tajam.
Netizen Ikut Turun Tangan, Situasi Kian Memanas
Begitu konflik ini mencuat, netizen langsung bergerak. Cepat. Masif. Dan… tanpa rem.
Kolom komentar akun Instagram Taqy Malik langsung diserbu. Banyak yang:
- Membela Salmafina Sunan
- Mengkritik Sherel Thalib
- Mempertanyakan sikap diam Taqy Malik
Beberapa komentar bahkan menyebut langkah Sherel sebagai “tidak perlu membuka luka lama”.
Di titik ini, konflik tak lagi milik tiga orang. Ini sudah jadi tontonan publik.
Sherel Thalib Kunci Akun, Mundur atau Strategi?
Puncaknya terjadi pada 28 Maret 2026. Sherel Thalib mengambil langkah drastis: mengunci seluruh akun media sosialnya.
- Instagram? Private.
- Threads? Ikut tertutup.
Langkah ini memunculkan dua kubu opini:
- Pendukung Sherel
Menganggap ini langkah bijak untuk menghindari serangan berlebihan. - Kritikus
Menilai ini sebagai bentuk “mundur” setelah memicu konflik.
Di media sosial, bahkan muncul label yang cukup pedas. Ada yang menyebutnya “mental kerupuk”. Keras? Jelas. Tapi begitulah dunia digital bekerja.
Taqy Malik Masih Diam, Justru Jadi Sorotan
Di tengah riuhnya konflik Salmafina Sunan vs Sherel Thalib, satu orang justru memilih diam: Taqy Malik.
Tidak ada klarifikasi. Tidak ada pembelaan. Tidak ada penjelasan.
Padahal, ia adalah pusat dari seluruh cerita ini.
Diamnya Taqy justru memancing tanda tanya:
Apakah ini strategi?
Atau justru memperkeruh situasi?
Menariknya, sikap diam seringkali lebih “berisik” daripada pernyataan panjang.
Drama Lama, Luka Baru, dan Publik yang Tak Pernah Lupa
Kalau dipikir-pikir, ini bukan sekadar konflik biasa. Ini seperti luka lama yang belum benar-benar sembuh… lalu tersentuh lagi.
Salmafina sendiri sempat mengungkap hal yang cukup dalam:
“Sudahlah, saya tidak pernah ganggu kamu dan rumah tanggamu, tapi kalau kamu begini, saya harus speak up” — ujar Salmafina Sunan.
Kalimat itu seperti penutup yang sekaligus membuka bab baru.
Karena faktanya, konflik Salmafina Sunan vs Sherel Thalib belum benar-benar selesai. Justru baru masuk fase baru—di mana publik ikut menjadi “hakim”.
Dan satu hal yang pasti:
Di era media sosial, masa lalu tidak pernah benar-benar berlalu.
