beritanda.com – Hasil undian yang dilakukan AFC di Kuala Lumpur, Selasa (30/12), mempertemukan Maung Bandung dengan Ratchaburi FC, wakil Thailand yang lolos dari Grup F. Leg pertama akan dihelat di Ratchaburi Stadium pertengan bulan Februari.
Sepanjang fase grup, skuad asuhan Bojan Hodak tampil konsisten dan komptetitif, meski tidak selalu menang dengan cara meyakinkan. Namun, 13 poin dari enam pertandingan sudah cukup antarkan Persib finis di posisi puncak Grup G wilayah Timur.
Ratchaburi memang jarang menjadi sorotan di level Asia. Meski demikian, tim asal Thailand tersebut menampilkan permainan yang cukup disiplin.
Dalam beberapa laga fase grup, mereka kerap merepotkan lawan lewat organisasi bertahan yang rapi. Hal ini bisa menjadi catatan tersendiri bagi Persib jelang duel babak gugur nanti.
Tim Marc Klok Di Unggulkan
Status juara grup membuat Persib Bandung menjadi unggulan dalam undian babak 16 besar. Dengan status tersebut, Persib terhindar dari pertemuan dengan sesama juara grup maupun lawan satu grup, seperti Bangkok United. Namun, keunggulan di atas kertas tidak serta-merta menjamin jalan mulus.
Ratchaburi FC kerap dilabeli sebagai tim kuda hitam. Mereka mampu merepotkan lawan lewat permainan disiplin, pertahanan rapat, dan transisi cepat saat menyerang. Jika Persib lengah, ancaman bisa datang kapan saja.
Leg Kedua di Kandang Jadi Modal Berharga
Sesuai regulasi AFC Champions League Two, Persib Bandung akan menjadi tuan rumah leg kedua babak 16 besar pada 17–19 Februari 2026.
Sebelumnya, Ratchaburi FC akan menjamu Persib Bandung pada leg pertama yang berlangsung 10–12 Februari 2026..
Bermain di kandang pada laga penentuan tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Persib, terlebih dengan dukungan penuh Bobotoh. Meski demikian, hasil di leg pertama akan sangat menentukan.
Konsistensi permainan, disiplin, dan kekuatan mental menjadi faktor krusial bagi Maung Bandung untuk menjaga peluang melaju ke perempat final ACL 2 musim 2025/2026.
