Beritanda.com – Manchester United resmi memecat Ruben Amorim setelah 14 bulan menangani tim utama. Keputusan ini diambil menyusul performa yang inkonsisten serta hubungan yang memburuk dengan jajaran manajemen. Klub menilai pergantian pelatih menjadi langkah terbaik untuk menyelamatkan musim.
Performa Ruben Amorim di Manchester United Mengecewakan
Sejak ditunjuk pada November 2024, Ruben Amorim hanya mampu membawa Manchester United meraih 24 kemenangan dari 63 pertandingan atau sekitar 38,1 persen. Lebih dari sepertiga laga berakhir dengan kekalahan, menjadikannya salah satu rekor terburuk sejak era Sir Alex Ferguson.

Musim lalu, Setan Merah bahkan terpuruk di peringkat ke-15 Liga Inggris.
Manchester United pada hari Senin, mengatakan, “Dengan Manchester United berada di posisi keenam di Liga Premier, manajemen klub dengan berat hati telah mengambil keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan. Ini akan memberi tim kesempatan terbaik untuk finis setinggi mungkin di Liga Premier. Klub ingin mengucapkan terima kasih kepada Ruben atas kontribusinya kepada klub dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.”
Konflik Internal Jadi Pemicu Pemecatan
Masalah tidak hanya terjadi di lapangan. Ruben Amorim disebut kerap berselisih dengan direktur sepak bola Jason Wilcox, terutama soal kebijakan transfer. Amorim merasa tidak didukung penuh dalam membangun skuad, termasuk saat bursa Januari.
Pertemuan dengan manajemen setelah hasil imbang kontra Leeds justru memperuncing situasi karena respons emosional yang dinilai merusak kepercayaan.
Taktik 3-4-3 Gagal Berkembang
Manchester United telah menghabiskan sekitar £250 juta untuk mendatangkan pemain baru, namun Amorim tetap kesulitan mengembangkan taktiknya.
Formasi 3-4-3 yang menjadi andalan dianggap tidak cocok dengan karakter pemain dan gagal beradaptasi dengan tuntutan Premier League.
Langkah Manchester United Setelah Amorim Pergi
Klub mengumumkan Darren Fletcher akan menjadi pelatih sementara saat menghadapi Burnley. Dalam pernyataan resminya, Manchester United menyebut perubahan ini diharapkan memberi peluang terbaik bagi tim untuk finis setinggi mungkin di klasemen akhir musim.
