Home » News » Daerah » Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2, Banjir Jakarta Mengintai
Banjir Rendam JakartaBanjir rendam Jakarta - dok Ist

Jakarta, Beritanda.com – Potensi banjir di Jakarta meningkat pada Selasa, 13 Januari 2026, setelah BPBD DKI Jakarta menetapkan status Siaga 2 di Pintu Air Pasar Ikan, Jakarta Utara. Tinggi muka air tercatat sekitar 210–215 cm sejak pagi akibat hujan deras yang turun berkelanjutan. Warga di dataran rendah kini diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi risiko genangan.

Hujan Berkepanjangan Dorong Muka Air Naik Tajam

Sejak pagi, hujan deras tak berhenti mengguyur sebagian besar wilayah Jakarta. Kondisi ini memicu kenaikan signifikan tinggi muka air di sejumlah pintu air strategis, dengan Pintu Air Pasar Ikan menjadi titik yang paling disorot dalam ancaman banjir Jakarta hari ini.

BPBD DKI Jakarta melaporkan tinggi muka air di lokasi tersebut menembus 210–215 cm. Status Siaga 2 pun diberlakukan sebagai peringatan dini bagi wilayah hilir dan kawasan pesisir Jakarta Utara yang selama ini rawan banjir rob.

BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jakarta. Pola cuaca menunjukkan potensi hujan sedang hingga sangat lebat disertai angin kencang, kondisi yang membuat risiko banjir diperkirakan bertahan hingga beberapa hari ke depan.

Dalam situasi seperti ini, warga di sekitar bantaran sungai dan wilayah rendah biasanya menjadi kelompok paling terdampak. Naiknya muka air di pintu air bukan hanya soal angka, tetapi sinyal awal bahwa aliran air dari hulu menuju hilir sedang berada pada volume tinggi.

Wilayah Pesisir Masuk Radar Waspada Banjir

Jakarta Utara kembali berada di garis depan ancaman banjir, terutama karena wilayah ini rentan terhadap kombinasi hujan deras dan pasang air laut. Pintu Air Pasar Ikan yang berstatus Siaga 2 menjadi indikator bahwa kawasan pesisir seperti Pluit, Rorotan, hingga Cilincing berpotensi mengalami genangan.

Tak hanya itu, hujan yang berlangsung sejak pagi juga menimbulkan kekhawatiran di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan sebagian Jakarta Selatan. Di daerah dengan sistem drainase yang belum optimal, banjir permukaan bisa muncul secara tiba-tiba, terutama pada siang hingga sore hari ketika curah hujan biasanya meningkat.

BMKG memprediksi intensitas hujan akan cenderung menguat menjelang sore. Situasi ini membuat banyak warga mulai mengamankan barang-barang penting lebih awal, belajar dari pengalaman banjir besar sebelumnya yang sering datang tanpa banyak jeda waktu.

Imbauan BPBD : Siapkan Diri, Pantau Informasi Resmi

Menghadapi potensi banjir Jakarta hari ini, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar aktif memantau informasi dari sumber resmi. Warga di dataran rendah dan sekitar aliran sungai diminta memperhatikan ketinggian air di lingkungan masing-masing.

Langkah mitigasi sederhana juga dianjurkan. Perlengkapan darurat seperti senter, makanan instan, dan obat-obatan sebaiknya sudah disiapkan. Menghindari melintas di jalan yang terendam banjir menjadi keharusan, mengingat arus air sering kali tak terlihat kuat di permukaan.

Selain itu, warga diingatkan untuk mengamankan dokumen dan barang berharga di tempat yang lebih tinggi. Kesiapsiagaan sejak dini diharapkan dapat menekan dampak buruk banjir, terutama pada keluarga dengan anak kecil atau lansia.

Mengapa Banjir Jakarta Kerap Berulang?

Fenomena banjir di Jakarta bukan peristiwa baru. Curah hujan tinggi dalam waktu singkat membuat sungai dan saluran drainase cepat meluap, terlebih ketika sistem aliran air tidak mampu menampung volume besar secara bersamaan.

Faktor rob laut di kawasan pesisir Jakarta Utara turut memperparah situasi. Ketika pasang tinggi bertemu hujan deras dari hulu, air sulit mengalir ke laut dan akhirnya meluber ke permukiman.

Urbanisasi yang masif juga mengurangi daya serap tanah, sehingga air hujan lebih banyak menjadi limpasan permukaan. Tak heran jika dalam beberapa tahun terakhir, banjir besar kerap menggenangi ratusan lingkungan, termasuk peristiwa besar tahun 2025 yang menutup banyak ruas jalan ibu kota.

Siaga Hari Ini, Selamatkan Esok

Meski Jakarta belum masuk status darurat banjir, Siaga 2 di Pintu Air Pasar Ikan menjadi peringatan keras agar warga tidak lengah. Pembaruan informasi dari BPBD dan BMKG, terutama menjelang sore hingga malam, menjadi kunci untuk mengantisipasi risiko yang bisa muncul sewaktu-waktu.

Dengan kewaspadaan kolektif dan langkah cepat di tingkat keluarga, diharapkan potensi banjir Jakarta hari ini tidak berkembang menjadi bencana besar yang memutus aktivitas warga.