Home » News » Daerah » Mahasiswi Tusuk Pacar di Surabaya, Diduga Dipicu Cekcok Asmara
Mahasiswi tusuk pacarDiduga sebab asmara seorang mahasiswi tusuk pacar di Surabaya - dok Ist

Surabaya, Beritanda.com – Kasus mahasiswi tusuk pacar menghebohkan warga Surabaya dan ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang mahasiswi berinisial A (21) diduga menusuk kekasihnya sendiri, Z (21), di kawasan Jalan Ketintang PTT Gang V, Surabaya, Senin (26/1/2026). Korban saat ini menjalani perawatan di rumah sakit, sementara polisi masih mendalami motif kejadian tersebut.

Kronologi Mahasiswi Tusuk Pacar di Ketintang

Peristiwa mahasiswi tusuk pacar ini terjadi di sebuah lingkungan kos di kawasan Ketintang, Surabaya. Informasi kejadian pertama kali viral setelah sebuah video beredar di media sosial yang memperlihatkan kerumunan warga di sekitar mobil polisi.

Dalam video tersebut, akun TikTok @m..nurul.huda7 menuliskan keterangan, “Gara-gara asmara mahasiswi membabi buta menusuk cowoknya, seorang ingin membunuh dengan pisau baru yang telah dibelinya.” Unggahan itu memicu beragam reaksi warganet.

Kapolsek Gayungan Kompol Eko Damara Yudha membenarkan adanya peristiwa penusukan tersebut. Ia menyebut kejadian berlangsung pada Senin malam di depan lokasi kos korban. TKP  terjadi di Jalan Ketintang PTT Gang V, Surabaya.

Pisau Dibeli untuk Pindah Kos, Bukan Niat Awal

Kompol Eko menjelaskan, sebelum kejadian, pelaku sempat berbelanja bersama temannya. Pembelian pisau, menurut pengakuan pelaku, bukan untuk melukai korban.

Sebelum datang, dia sempat belanja sama temannya untuk pindah kos. Iya itu (pisaunya) dibeli untuk keperluan kos,” ujar Eko.

Setelah itu, pelaku mendatangi kekasihnya yang bekerja menjaga tempat kos. Pelaku mengaku datang untuk menjenguk korban yang disebut sedang tidak enak badan.

Terduga pelaku mendatangi korban dalam rangka menjenguk, pengakuan korban sedang enggak enak badan. Saat pelaku di lokasi, korban tidak ditemukan di tempat,” jelas Eko.

Cekcok Berujung Penusukan

Pelaku tiba di lokasi sekitar pukul 20.40 WIB dan akhirnya bertemu korban. Percakapan keduanya berubah menjadi pertengkaran setelah pelaku menuduh korban berjalan dengan perempuan lain.

Pelaku langsung menanyakan kepada korban dan mengaku sudah berjalan dengan wanita lain,” tambah Eko.

Emosi memuncak hingga pelaku menusuk korban menggunakan pisau yang dibawanya. Penusukan hanya terjadi satu kali dan mengenai lengan kiri korban.

Ditusuk sekali, terjadi luka gores lima sentimeter di lengan kirinya,” ungkap Eko.

Pelaku tidak melarikan diri dan langsung diamankan warga sebelum diserahkan ke polisi.

Korban Dirawat, Polisi Masih Mendalami

Saat ini, korban dalam kondisi sadar dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi masih menunggu kedatangan keluarga korban dari Banjarmasin untuk proses lanjutan.

Sementara kami dalami, karena masih menunggu keluarga korban yang akan terbang dari Banjarmasin. Korban dari awal sadar, masih di rumah sakit sampai betul-betul sehat,” tutup Eko.