Beritanda.com – Isu reshuffle kabinet kembali mencuat dan menyeret sejumlah nama menteri serta pejabat setingkat menteri di Kabinet Merah Putih. Spekulasi menguat setelah kekosongan jabatan Wakil Menteri Keuangan dan beredarnya informasi soal potensi perombakan lanjutan oleh Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah pejabat pemerintah dan DPR pun mulai angkat bicara di tengah sorotan publik.
Sejumlah Menteri Masuk Radar Reshuffle Kabinet
Isu reshuffle kabinet mencuat seiring beredarnya daftar nama menteri dan pejabat yang disebut berpotensi terdampak perombakan. Beberapa posisi strategis dikabarkan menjadi perhatian utama, termasuk Menteri Luar Negeri dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Nama-nama yang disebut antara lain:
- Menko PMK Pratikno
- Menteri Luar Negeri Sugiono
- Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono
- Kepala Kantor Staf Presiden Muhammad Qodari
- Menkomdigi Meutya Hafid
- Menteri HAM Natalius Pigai
- Menteri Pariwisata Widiyanti Putri.
Daftar tersebut memperkuat spekulasi bahwa reshuffle kabinet kali ini berpotensi menyentuh pos-pos kunci.
Informasi yang beredar juga menyebutkan kemungkinan rotasi jabatan di lingkaran menteri koordinator. Sugiono disebut-sebut berpeluang dipromosikan menjadi Menko PMK, menggantikan Pratikno.
Jika skenario ini terjadi, Pratikno berpotensi keluar dari kabinet setelah menjabat sejak era Presiden Joko Widodo.
Nama Budisatrio dan Kandidat Pengisi Kursi Wamenkeu
Selain menteri aktif, isu reshuffle kabinet turut menyeret nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono. Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto sempat melontarkan celetukan bahwa Budisatrio akan segera merapat ke eksekutif.
Budisatrio menanggapi pernyataan tersebut dengan menegaskan posisinya saat ini.
“Nggak tahu, makanya tanyakan pada Pak Utut. Tugas kita tetap sekarang di Komisi I,” kata Budisatrio di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1).
Spekulasi reshuffle kabinet juga dipicu oleh kekosongan jabatan Wakil Menteri Keuangan. Thomas Djiwandono resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia dalam rapat paripurna DPR RI, Selasa (27/1), dan melepaskan posisinya sebagai Wamenkeu.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa Juda Agung menjadi salah satu calon kuat untuk mengisi kursi Wamenkeu yang ditinggalkan Thomas. Pernyataan ini semakin memperkuat dugaan bahwa perombakan kabinet tidak terlepas dari penyesuaian posisi di sektor ekonomi.
Pemerintah Belum Umumkan Rencana Resmi
Di tengah menguatnya isu reshuffle kabinet, pemerintah menegaskan belum ada keputusan resmi. Menteri Luar Negeri Sugiono mengaku belum mendengar kabar terkait perombakan kabinet.
“Saya belum pernah dengar, saya baru dengar,” kata Sugiono di DPR RI, Jakarta, Selasa (27/1).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga menyampaikan hal serupa. Ia mengatakan belum terdapat rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
“Reshuffle kabinet? Belum, belum. Belum ada,” kata Prasetyo usai rapat bersama pimpinan DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.
Meski demikian, isu perombakan kembali mencuat karena reshuffle yang disebut akan dilakukan pada Februari mendatang disebut-sebut akan menjadi reshuffle kelima sejak Presiden Prabowo dilantik pada 20 Oktober 2024. Sepanjang 2025, Presiden Prabowo telah empat kali melakukan reshuffle kabinet, baik di level menteri, wakil menteri, maupun kepala lembaga.
Di sisi lain, Presiden Prabowo dijadwalkan melantik delapan anggota Dewan Energi Nasional periode 2026–2030. Agenda ini turut menambah dinamika politik di tengah spekulasi reshuffle kabinet yang terus berkembang.
