Home » Tekno » Tips & Trik » 7 Cara Hacker Mencuri Password Anda dan Cara Menghindarinya
PasswordPassword

Beritanda.com – Sebanyak 2,86 miliar kredensial, termasuk password dan cookie login bocor sepanjang 2025, menjadikan pencurian akun sebagai metode utama serangan siber saat ini. Alih-alih meretas sistem, hacker kini cukup “masuk” menggunakan data Anda yang sudah dicuri, sering kali tanpa disadari.

Data dari laporan State of Cybercrime 2026 menunjukkan, jutaan perangkat terinfeksi malware dan ratusan juta password berhasil dikumpulkan untuk dijual di pasar gelap. Kondisi ini membuat siapa pun berisiko menjadi korban, bahkan tanpa melakukan kesalahan yang jelas.

7 Cara Hacker Mencuri Password Anda

Berikut metode paling umum yang digunakan hacker meretas password dan akun :

1. Infostealer Malware (Paling Berbahaya)

Malware ini bekerja diam-diam mencuri password yang tersimpan di browser, cookie sesi, hingga dompet kripto.

“Alat ini dirancang untuk beroperasi tanpa terdeteksi dan mengekstrak data secepat mungkin,” kata CEO KELA, David Carmiel.

Dampak: Hacker bisa login ke akun Anda tanpa perlu password.

2. Phishing Berbasis AI

Email atau pesan palsu kini dibuat dengan AI, terlihat sangat meyakinkan dan personal biasanya di kirim ke email atau berupa pesan whatsapp.

Dampak: Anda tanpa sadar memberikan password langsung ke penyerang.

3. ClickFix / “Hack Diri Sendiri”

Korban ditipu untuk menjalankan perintah tertentu atau menge-klik sesuatu, biasanya dengan alasan “perbaiki error” atau CAPTCHA palsu.

Dampak: Anda sendiri yang menjalankan malware di perangkat.

4. SEO Poisoning & Iklan Berbahaya

Link di Google atau iklan mengarah ke software palsu yang sudah disusupi malware.

Dampak: Anda mengunduh aplikasi yang terlihat resmi tapi berbahaya.

5. Serangan Supply Chain

Peretas menyusup ke software pihak ketiga atau tools developer atau penyedia aplikasi.

Dampak: Akun dengan akses tinggi bisa dibobol tanpa disadari.

6. Ekstensi Browser Jahat

Ekstensi pada browser yang awalnya aman bisa diambil alih dan diperbarui menjadi berbahaya.

Dampak: Semua aktivitas login Anda bisa direkam.

7. Social Engineering (Manipulasi Manusia)

Hacker menyamar sebagai pihak resmi dan meminta reset password.

Dampak: Sistem keamanan dilewati tanpa hacking teknis.

Cara Melindungi Password Anda (Wajib Dilakukan)

Untuk menghadapi ancaman ini, berikut langkah praktis yang bisa langsung diterapkan:

Yang Harus Dilakukan

  • Gunakan password manager : Hindari penggunaan password yang sama
  • Aktifkan 2FA di semua akun : Tambahan lapisan keamanan
  • Gunakan passkey : Lebih aman dari password tradisional
  • Update software rutin : Tutup celah keamanan
  • Gunakan password kuat (12–16 karakter) : Kombinasi huruf, angka, simbol

Yang Harus Dihindari

  • Jangan gunakan password yang sama di banyak akun
  • Jangan klik link dari email/pesan mencurigakan
  • Jangan gunakan password umum seperti “123456
  • Jangan simpan password sembarangan di browser

Ancaman Kini Tidak Terlihat

Perubahan terbesar dalam dunia siber saat ini adalah: serangan tidak lagi “terlihat”. Tidak ada pop-up, tidak ada tanda perangkat diretas namun akun Anda bisa diambil alih dalam hitungan jam.

Bahkan perlindungan seperti 2FA tidak lagi cukup jika hacker sudah mencuri cookie sesi login. Dalam banyak kasus, waktu antara pencurian data dan serangan lanjutan kini hanya sekitar dua hari.

Artinya, keamanan digital bukan lagi soal “apakah akan diserang”, tetapi “kapan”.

Tanpa perubahan kebiasaan, terutama dalam mengelola password, risiko kehilangan akun, data, bahkan uang akan terus meningkat seiring berkembangnya teknologi serangan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritanda.com di Google News