Beritanda.com – Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai Wali Kota New York di Balai Kota pada Kamis, (1/1/2026), dengan pidato yang langsung menegaskan arah politik sayap kiri. Ia menyatakan akan memerintah sebagai sosialis demokrat dan menaikkan standar harapan publik, bukan menurunkannya.
Menepis Harapan Wali Kota Moderat
Harapan sebagian kalangan bahwa Zohran Mamdani akan mengambil sikap moderat langsung pupus. Dalam pidatonya, ia menegaskan dirinya terpilih sebagai sosialis demokrat dan akan memerintah dengan prinsip tersebut.
“Saat menulis pidato ini, saya diberi tahu bahwa inilah momen untuk mengatur ulang ekspektasi, bahwa saya seharusnya mendorong warga New York untuk meminta lebih sedikit dan berharap lebih sedikit.” ujar Mamdani.
“Saya tidak akan melakukan itu. Satu-satunya ekspektasi yang ingin saya ubah adalah kebiasaan memiliki ekspektasi yang kecil.” ucapnya kemudian.
Ia juga mengkritik Partai Demokrat arus utama yang dianggapnya kurang berani dan kurang imajinatif dalam menjawab persoalan keterjangkauan hidup.
Pajak Kaum Kaya dan Program Progresif
Mamdani mengumumkan rencana mengenakan pajak lebih tinggi kepada warga terkaya dan korporasi.
Dana tersebut akan dialokasikan untuk program unggulannya, mulai dari childcare universal, bus cepat dan gratis, hingga pembekuan sewa bagi penyewa dengan status stabil.
Wali Kota untuk Semua Warga
Di hadapan warga New York, Mamdani menegaskan dirinya tidak hanya akan memimpin pendukungnya.
“Jika Anda adalah warga New York, maka saya adalah wali kota Anda” katanya. “Terlepas dari apakah kita sepakat atau tidak, saya akan melindungi Anda, merayakan bersama Anda, berduka bersama Anda, dan tidak akan pernah, sedetik pun, bersembunyi dari Anda.”
Ia menyoroti perjuangan pekerja seperti sopir taksi, pelayan restoran, dan operator kereta bawah tanah, yang diiringi pemutaran lagu “Bread and Roses” sebagai simbol hak pekerja atas kehidupan yang layak.
Dukungan Bernie Sanders dan Langkah Perdana
Pelantikan Mamdani dipimpin oleh Bernie Sanders yang memujinya sebagai simbol harapan baru bagi rakyat.
Setelah berpidato, Mamdani langsung menandatangani perintah eksekutif terkait kebijakan perumahan di Brooklyn dan menutup hari pertamanya dengan membagikan cokelat panas kepada para pekerja di sekitar Balai Kota.
