Beritanda.com – Mohamed Salah Liverpool resmi berpisah pada akhir musim setelah sang pemain menyampaikan keputusan tersebut langsung kepada publik dan pendukung klub.
Liverpool mengonfirmasi kabar itu melalui pernyataan resmi pada Selasa, sekaligus menegaskan bahwa keputusan ini datang dari Mohamed Salah sendiri. Pemain asal Mesir itu memilih mengumumkannya lebih awal sebagai bentuk transparansi kepada suporter.
Dalam pernyataan klub, disebutkan bahwa Salah ingin menyampaikan masa depannya secepat mungkin karena rasa hormat dan apresiasinya terhadap para pendukung.
Sementara itu, Salah juga mengunggah video perpisahan melalui media sosial pribadinya. Ia secara terbuka mengungkapkan bahwa musim ini akan menjadi akhir perjalanannya bersama Liverpool.
Pernyataan Langsung Salah kepada Publik
Dalam video tersebut, Salah menyampaikan pesan emosional yang menegaskan kedekatannya dengan klub dan kota Liverpool.
“Unfortunately, the day has come. This is the first part of my farewell,” ujar Salah.
Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan hal yang mudah. Menurutnya, Liverpool telah menjadi bagian penting dalam hidupnya selama bertahun-tahun.
“I never imagined how deeply this club, this city, this people, would become part of my life,” katanya.
Lebih jauh, ia menggambarkan Liverpool bukan sekadar klub sepak bola. Dalam pandangannya, Liverpool adalah kombinasi dari sejarah, semangat, dan identitas yang sulit dijelaskan kepada orang luar.
Pada saat yang sama, Salah juga mengingat kembali perjalanan panjangnya bersama klub. Ia menyinggung momen kemenangan hingga masa-masa sulit yang dilalui bersama tim.
“He celebrated victory, we won the most important trophies, and we fought together through the hardest time,” ucapnya.
Rekam Jejak Salah Selama di Liverpool
Mohamed Salah bergabung dengan Liverpool pada 2017 setelah didatangkan dari AS Roma. Sejak saat itu, ia berkembang menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah klub.
Secara faktual, kontribusinya terlihat dari capaian trofi yang diraih Liverpool selama periode tersebut.
- 2 gelar Premier League
- 1 Liga Champions
- 1 Piala Dunia Antarklub
- 1 UEFA Super Cup
- 1 FA Cup
- 2 League Cup
- 1 Community Shield
Tak hanya itu, performa individunya juga mencatat angka signifikan. Salah telah mencetak 255 gol dari 435 penampilan di semua kompetisi.
Dengan catatan tersebut, ia menempati posisi ketiga sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub.
Pencapaian Individu yang Konsisten
Di sisi lain, Salah juga meraih sejumlah penghargaan individu selama membela Liverpool. Salah satu yang paling menonjol adalah empat kali memenangkan Golden Boot Premier League.
Hal ini menunjukkan konsistensi performanya sebagai penyerang utama tim dalam beberapa musim.
Yang jadi sorotan, kontribusi tersebut berlangsung secara berkelanjutan sejak musim pertamanya hingga saat ini. Tidak banyak pemain yang mampu menjaga produktivitas dalam jangka waktu sepanjang itu di kompetisi yang sama.
Bersamaan dengan itu, keputusan hengkangnya membuka fase baru baik bagi pemain maupun klub. Liverpool harus bersiap kehilangan salah satu pemain paling produktif dalam sejarah mereka, sementara Salah akan melanjutkan karier di luar Anfield mulai musim berikutnya.
