Beritanda.com – Pemerintah mulai mempercepat penerapan ASN DIGITAL sebagai langkah konkret merapikan layanan kepegawaian yang selama sudah diterapkan. Upaya Integrasi ini bisa memangkas proses birokrasi yang berbelit dan bisa juga memudahkan aparatur sipil negara dalam mengakses layanan secara daring.
Pemerintah Percepat Transformasi ASN DIGITAL
di konfirmasi oleh Ismail, selaku SekJen kemkomdigi. dijelaskan bahwa keseriusan pemerintah untuk membangun sistem ASN DIGITAL ini sebagai fondasi kedepannya dalam digitalisasi pemerintahan.
Pengembangan ASN DIGITAL diarahkan untuk membuat pelayanan publik berjalan lebih cepat dan ringkas, tanpa harus selalu bergantung pada tatap muka. Keberhasilan program ini nantinya terlihat dari seberapa jauh layanan bisa dipercepat, alur birokrasi dipangkas, serta praktik pungutan liar dan korupsi ditekan secara nyata.
Seluruh Layanan ASN Terintegrasi Satu Sistem
Ismail menjelaskan, sejumlah layanan kepegawaian yang sebelumnya berdiri sendiri kini disatukan dalam satu sistem terintegrasi. Layanan seperti MyASN, SIASN, e-Kinerja, dan berbagai layanan lainnya dapat diakses melalui satu pintu.
Akses layanan ASN kini dibatasi, hanya melalui situs resmi asndigital.bkn.go.id. Pemusatan ini bertujuan mempermudah layanan dan mengamankan data ASN.
Akses Wajib Gunakan Sistem Keamanan MFA
Keamanan akun ASN kini diperketat. Setiap pengguna diwajibkan mengaktifkan Multi Factor Authentication (MFA), sistem verifikasi tambahan berupa kode OTP saat login untuk mencegahnya penyalahgunaan data.
Penggunaan MFA menjadi standar baru dalam pengelolaan identitas digital ASN, seiring meningkatnya ancaman kebocoran data di era digital.

Cara Aktivasi MFA ASN DIGITAL
Sebelum mengaktifkan MFA, pengguna perlu mengunduh aplikasi autentikator di ponsel, seperti Google Authenticator, yang berfungsi menghasilkan kode OTP. Dikutip dari Kontan, berikut langkah-langkah aktivasi MFA di asndigital.bkn.go.id:
- Unduh dan instal Google Authenticator melalui Google Play Store atau App Store
- Buka laman asndigital.bkn.go.id melalui browser komputer atau laptop
- Klik menu Login dengan menekan logo BKN
- Masukkan username dan password seperti saat mengakses MyASN, kolom OTP dikosongkan
- Pilih opsi “Aktifkan MFA (OTP)” dan pengguna akan diarahkan ke laman SIASN
- Login menggunakan akun SSO ASN hingga muncul kode QR
- Pindai kode QR menggunakan Google Authenticator
- Masukkan kode OTP yang muncul pada layanan “public-siasn”
- Isi nama perangkat, lalu klik Submit
- Setelah proses selesai, sistem MFA aktif dan akun ASN siap digunakan.
Arah Digitalisasi Nasional 3T, Seiring percepatan ASN DIGITAL, pemerintah juga memperkenalkan arah digitalisasi nasional bertajuk 3T: Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga.
Konsep ini menekankan bahwa digitalisasi tidak berhenti pada penyediaan teknologi semata, tetapi juga menyangkut kesiapan sumber daya manusia serta keamanan data yang semakin krusial di tengah meningkatnya layanan berbasis digital.
