Launching SITASKIN Di Pandeglang (Foto - setda.pandeglangkab)Launching SITASKIN Di Pandeglang (Foto - setda.pandeglangkab)

Pandeglang, beritanda.com – Resmi daerah Kabupaten Pandeglang ditetapkan sebagai daerah pertama di Indonesia yang menjadi lokasi peluncuran (Si Taskin) Program Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan. (BPTaskin) Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan berinisiasi memberikan langkah strategis dalam menangani kemiskinan dengan lebih tertata dan berkelanjutan.

Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2024, memberikan mandat ke BPTaskin untuk lebih menyinergikan berbagai program lintas kementerian dan lembaga, sehingga penanganan kemiskinan di lakukan dengan kebersamaan dan tidak dengan aturan masing masing lembaga.

Pandeglang Dipilih sebagai Lokus Pertama Si Taskin

Setelah dilakukan pemetaan mendalam terhadap kondisi sosial dan ekonomi wilayah, Pandeglang sebagai lokasi awal peluncuran Si Taskin. Daerah ini masih cukup dominan dengan wilayah pedesaan dan masih memiliki kurang lebih 130 ribu penduduk yang tergolong miskin.

BPTaskin ditugaskan untuk menyatukan semua jalur bantuan menjadi satu orkestrasi besar. dan Jika ego sektoral masih dipertahankan dan program dijalankan sendiri-sendiri, maka kemiskinan tidak akan bisa dibenahi secara menyeluruh” Tutur Budiman

Baca Juga :  Kronologi Bahar bin Smith Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser

Budiman Sudjatmiko selaku Kepala BPTaskin, juga menekankan penting nya kerjasama yang baik. hasil akan tidak maksimal tanpa konektivitas yang kuat.

BPTaskin Berdayakan Pandeglang Lewat Sinergi Lintas Kementerian

Dalam implementasinya, BPTaskin berdayakan Pandeglang melalui kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga strategis. Di antaranya adalah Kementerian Sosial, Kementerian Desa, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pertanian, Kementerian Koperasi dan UMKM, Kementerian ATR, Bappenas, LAN, BNPB, hingga yayasan sosial nasional.

Berbagai bentuk bantuan telah disalurkan kepada masyarakat Pandeglang. Bantuan tersebut mencakup dukungan sektor pertanian, pendidikan, perikanan, pelatihan vokasi, pemagangan, hingga inkubasi ekonomi berbasis wakaf. Seluruh program tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dan dikomandoi bersama pemerintah daerah.

Menurut Budiman Sudjatmiko, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi faktor yang sangat penting agar pelaksanaan program Si Taskin tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pemda Pandeglang Siap Kawal Implementasi Si Taskin

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah pusat yang menjadikan Pandeglang sebagai daerah percontohan nasional. Bupati menilai integrasi lintas kementerian ini merupakan kebutuhan yang sangat mendesak bagi daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Provinsi Banten.

Baca Juga :  Bahar bin Smith Jadi Tersangka, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan

Kami sangat membutuhkan sinergi semua pihak agar penurunan kemiskinan bisa dilakukan secara bersama-sama sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Untuk manfaat Program Si Taskin dapat dirasakan secara berkelanjutan, Pemerintah daerah menegaskan kesiapan untuk mengoordinasikan dalam pelaksanaan program ini di lapangan. Fokus tidak hanya pada bantuan jangka pendek, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan kelembagaan lokal.

Dengan diluncurkannya Progam Si Taskin, Pandeglang kini menjadi model awal transformasi kebijakan pengentasan kemiskinan nasional berbasis kolaborasi dan sinergi lintas sektor.