Home » News » Nasional » Kemenag Siapkan Anggaran 270 Miliar Rupiah untuk BSU Guru Nonsertifikasi
ilustrasi guru mengajar di sekolah dasar ( Gambar di buat dengan Ai)ilustrasi guru mengajar di sekolah dasar ( Gambar di buat dengan Ai)

beritanda.com – Kemenag, Kementerian Agama kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme tenaga pendidik. Kali ini, pemerintah menyiapkan anggaran untuk mendukung program Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang menyasar guru nonsertifikasi. Pemerintah menyampaikan rencana penyaluran bantuan tersebut secara resmi pada Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2025

Prof Dr H Amien Suyitno, Selaku Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag menyampaikan langsung bahwa program BSU Kemenag tidak sekadar bersifat bantuan jangka pendek, melainkan bagian dari strategi jangka panjang pembangunan pendidikan agama.

Ini bukan hanya bantuan, tetapi investasi untuk masa depan pendidikan agama,” ujar Amien, dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin (8/12).

Anggaran BSU Kemenag Difokuskan untuk Guru Nonsertifikasi

Pemerintah menyiapkan Program BSU guru nonsertifikasi sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab negara terhadap pendidik yang selama ini belum menerima tunjangan profesi. Melalui kebijakan ini, pemerintah menargetkan anggaran untuk memperkuat kesejahteraan guru sehingga proses pembelajaran berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Kebijakan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga kualitas pendidikan agama di berbagai daerah, termasuk wilayah pelosok. Dukungan finansial ini bertujuan agar para guru lebih fokus menjalankan tugas pendidikan sekaligus memperkuat pembinaan karakter peserta didik.

Formasi PPG Meningkat Hingga 700 Persen

Peluang Peningkatan Kompetensi Guru Lebih Terbuka

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof Dr H Amien Suyitno, menyampaikan bahwa formasi PPG atau Pendidikan Profesi Guru pada tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan, Pencapaian hingga 700 persen. Kebijakan progam untuk membuka peluang yang lebih luas bagi pendidik dalam upaya meningkatkan nilai kompetensi serta mendapatkan kepastian status. Langkah tersebut juga dipandang sebagai upaya yang sistematis dalam meningkatkan kualitas guru di lingkungan pendidikan keagamaan.

Penguatan KKG dan MGMP PAI Dapat Dukungan Anggaran

Dorong Profesionalisme Guru di Berbagai Jenjang

Untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para guru di berbagai jenjang pendidikan, Kementerian Agama juga mengalokasikan anggaran sebesar 10 miliar rupiah. Progam ini bertujuan untuk penguatan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI). Dengan harapan pengembangan metode pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.