beritanda.com – Bahlil Lahadalia, Selaku Ketua Umum Partai Golkar, kembali mengusulkan untuk pemilihan kepala daerah tidak lagi melibatkan rakyat, akan tetapi di pilih langsung oleh DPRD.
Hal ini di sampaikan saat bahlil memberikan sambutan acara ulang tahun ke-61 Partai Golkar di senayan5 Desember 2025.
Bahlil menilai anggaran pilkada akan lebih hemat jika di pilih langsung oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengiyakan soal anggaran tersebut “Pilkada langsung membutuhkan anggaran yang sangat besar dan tidak sedikit menimbulkan konflik” jelas nya.
Reaksi warganet beragam menanggapi usulan Ketum Golkar ini. Apalagi di tengah kondisi pemerintah yang harusnya fokus ke sejumlah wilayah yang menghadapi situasi darurat bencana.
Banyak hal yang menimbulkan pertanyaan pemilihan kepala Daerah oleh DPRD ini. salah satunya tentang anggaran dan penutupan ruang ber demokarasi.
Beberapa pengamat politik menilai, Hal ini kurang tepat Momentumnya, mengingat masih banyak daerah terdampak bencana yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.
Meskipun pemerintah menegaskan bahwa usulan ini masih dalam bentuk wacana tahap diskusi, publik akan bertanya, “Apakah rakyat tidak lagi jadi penentu siapa pemimpinnya?“
