Home » News » Prabowo Salurkan Sapi Kurban Jumbo ke Seluruh Indonesia, Ini Daftarnya
Sapi Kurban Presiden Prabowo 2"Bagong" sapi jenis Simental dari Grobogan Jawa Tengah berbobot 1.150 kg yang dibeli Presiden Prabowo untuk kurban tahun ini

Beritanda.com – Presiden RI Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi kurban untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada 27 Mei 2026. Tahun ini, distribusi dilakukan merata ke seluruh Indonesia dengan skema satu ekor untuk setiap kabupaten/kota ditambah satu ekor untuk tingkat provinsi.

Program bantuan ini melibatkan proses seleksi ketat oleh Kementerian Pertanian bersama dinas peternakan daerah. Sapi yang dipilih wajib memenuhi syarat usia kurban, sehat, bebas penyakit, telah divaksin lengkap, serta memiliki bobot minimal 900 kilogram hingga 1 ton.

Seleksi dilakukan secara daring melalui koordinasi pemerintah pusat dan daerah. Setiap kabupaten/kota mengusulkan minimal tiga kandidat terbaik sebelum diverifikasi secara medis melalui pemeriksaan darah, feses, anatomi tubuh, dan status vaksinasi.

Pemotongan hewan kurban bantuan Presiden dijadwalkan serentak pada Hari Raya Idul Adha, dengan distribusi difokuskan untuk masyarakat di wilayah kabupaten/kota dan provinsi penerima.

Ratusan Ton Sapi Jumbo Tersebar di Berbagai Daerah

Sejumlah provinsi telah memastikan kesiapan distribusi sapi kurban Presiden.

ProvinsiJumlah EkorKeterangan
Jawa Tengah36Satu ekor per kabupaten/kota plus satu provinsi
Sumatera Barat20Standar minimal 1 ton
Lampung16Distribusi merata seluruh wilayah
Nusa Tenggara Barat11Bobot tertinggi 1.007 kg
Kepulauan Riau8Tersebar di tujuh kabupaten/kota
Sulawesi Barat (Polewali Mandar)4Dipasok peternak unggulan Polewali Mandar

Tradisi unik datang dari Polewali Mandar yang selama 10 tahun berturut-turut menjadi pemasok sapi kurban presiden lintas pemerintahan, mulai era Joko Widodo hingga masa pemerintahan Prabowo.

Daftar Sapi Kurban Jumbo Pilihan Presiden

Beberapa sapi terpilih tahun ini memiliki ukuran dan nilai fantastis.

  • Diego, sapi simental 1.020 kg dari Temanggung, dibeli Rp 100 juta
  • Bagong, sapi simental hingga 1.150 kg dari Grobogan, dibeli Rp 112 juta
  • Sambo, sapi brangus 1.100 kg dari Tangerang, dibeli Rp 122 juta
  • Rengganis, sapi simental cross 1.100 kg dari Lombok Barat, dibeli Rp Prabowo menyalurkan sapi kurban jumbo ke seluruh Indonesia untuk Idul Adha 2026. Ini daftar sapi pilihan presiden, harga fantastis, dan kisah peternaknya.136 juta
  • Sapi Bali milik peternak Ketut Sukata di Buleleng seberat 868 kg dibeli Rp 162,4 juta, menjadi harga tertinggi tahun ini
  • Sapi simental 1.200 kg dari Lamongan tercatat sebagai bobot terberat

Harga fantastis sapi Bali asal Buleleng menarik perhatian karena lebih mahal dibanding sapi yang bobotnya jauh lebih besar. Ini menunjukkan faktor kualitas genetik, ras unggul, dan reputasi peternak turut menentukan nilai jual.

Berkah Ekonomi bagi Peternak Lokal

Program sapi kurban Presiden memberi dampak ekonomi langsung bagi peternak rakyat.

Peternak asal Buleleng, Ketut Sukata, mengaku terharu karena untuk ketiga kalinya sapinya dipilih Presiden.

“Sudah ketiga kali sapi saya dibeli Presiden. Senang dan terharu karena dipercaya lagi,” ujarnya.

Sementara peternak asal Grobogan, M. Sunardi, mengungkap sapi miliknya merupakan hasil inseminasi buatan yang hanya membutuhkan biaya awal Rp50 ribu.

“IB dulu bayar Rp50 ribu dan alhamdulillah laku Rp112 juta dibeli Pak Presiden Prabowo,” katanya.

Kisah ini menunjukkan bagaimana program pembibitan dan reproduksi ternak nasional mulai menghasilkan nilai ekonomi nyata bagi peternak kecil.

Stok Nasional Aman untuk Idul Adha

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian mencatat ketersediaan hewan kurban nasional tahun 2026 mencapai 3.246.790 ekor.

Jumlah itu melampaui proyeksi kebutuhan nasional sebesar 2.355.470 ekor.

Untuk sapi, stok tersedia mencapai 859.268 ekor, lebih tinggi dibanding estimasi kebutuhan 791.452 ekor.

Data ini menegaskan pasokan hewan kurban nasional dalam kondisi aman, meski permintaan diperkirakan naik 3,82 persen dibanding tahun lalu.

Program bantuan sapi kurban Presiden tak hanya menjadi simbol ibadah dan solidaritas sosial, tetapi juga menjadi indikator tumbuhnya kualitas peternakan nasional yang kini mampu menghasilkan sapi premium kelas presiden dari kandang-kandang rakyat di berbagai pelosok Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritanda.com di Google News