Beritanda.com – Kurs Nilai tukar Rupiah selalu berubah-ubah seiring dengan suasana pasar dunia. Mulai dari pergerakan dolar Amerika, perubahan kebijakan dari Tiongkok, bahkan data ekonomi dari kawasan Eropa dan Jepang, semua turut menentukan arah pergerakan rupiah dari waktu ke waktu.
Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Terbaru
Setiap waktu, mata uang Rupiah dipengaruhi gabungan dari kondisi luar negeri dan dalam negeri. Terkadang tekanan global membuat rupiah bergerak melemah, sementara sentimen positif bisa mendorongnya menguat.
Berikut kurs Rupiah terhadap 5 mata uang asing, per 20 Januari 2026 :
| Mata Uang | Kurs Beli (IDR) | Kurs Jual (IDR) |
|---|---|---|
| USD (Dolar AS) | 16.850,33 | 17.019,67 |
| CNY (Yuan Tiongkok) | 2.419,81 | 2.444,37 |
| JPY (Yen Jepang) — per 1 JPY | 106,59 | 107,67 |
| EUR (Euro) | 19.588,51 | 19.788,77 |
| GBP (Pound Sterling) | 22.557,54 | 22.791,04 |
sumber : BankIndonesia (BI)
Biasanya dolar AS menjadi mata uang paling sensitif terhadap perubahan sentimen pasar, sementara euro dan poundsterling sering bergerak lebih stabil meski tetap dipengaruhi data ekonomi regional.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Rupiah
Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Hari Ini tidak berdiri sendiri. Ada beberapa faktor yang sering muncul dalam analisis harian:
- Kebijakan suku bunga The Fed
- Kinerja ekspor–impor Indonesia
- Arus modal asing di pasar obligasi dan saham
- Rilis data manufaktur, inflasi, dan tenaga kerja global
- Fluktuasi harga komoditas seperti minyak dan emas
Pergerakan mata uang seperti rupiah terkadang tidak sama dengan mata uang regional lainnya. Hal bisa disebabkan dari respons setiap negara yang berbeda ketika menghadapi tekanan ekonomi global.
Tren Jangka Pendek dan Sentimen Pasar
Saat sentimen global membaik, rupiah biasanya mendapat ruang untuk menguat. Namun ketika pasar mulai mengantisipasi data ekonomi besar—misalnya laporan inflasi AS atau kebijakan moneter Eropa—rupiah cenderung bergerak hati-hati.
Jika kamu rutin memperbarui angka nilai tukarnya, artikel ini bisa menjadi referensi harian untuk memantau tren sekaligus memahami konteks pergerakannya.
