Home » News » Daerah » Film Tygo Syuting di Tangerang, Kota Lokal Tembus Panggung Global
Pemeran Film Netflix Tygo Don Lee, Lee Jin-uk, dan Lisa BlackpinkPemeran Film Netflix Tygo Don Lee, Lee Jin-uk, dan Lisa Blackpink - dok Netflix

Tangerang, Beritanda.com – Kota Tangerang menjadi lokasi syuting film internasional berjudul Extraction: Tygo yang melibatkan aktor mancanegara dan produksi berskala global. Proses pengambilan gambar berlangsung pada 28–31 Januari 2026 dan mendorong rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama. Kehadiran film Tygo menandai pengakuan internasional terhadap Tangerang sebagai kota yang siap mendukung produksi film kelas dunia.

Tangerang Dilirik Produksi Film Internasional Tygo

Syuting film Tygo dilakukan di beberapa titik strategis Kota Tangerang dengan dukungan pengamanan aparat kepolisian. Kepala Seksi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Prapto Laksono membenarkan adanya aktivitas tersebut.

“Iya, ada artis Korea syuting. Paling beberapa hari saja,” kata Prapto.

Untuk mendukung kelancaran proses syuting film Tygo, kepolisian menyiagakan 36 personel dan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Langkah ini dilakukan agar aktivitas produksi berjalan aman tanpa mengabaikan mobilitas masyarakat.

Film Tygo menjadi sorotan karena melibatkan aktor internasional dan diproduksi untuk pasar global. Berdasarkan siaran Netflix Tudum, film ini menandai debut layar lebar Lalisa “Lisa” Manobal setelah sebelumnya tampil dalam serial The White Lotus Season 3.

Sejumlah aktor ternama lain juga terlibat, termasuk Don Lee bintang film franchise “The Roundup”, “Marvel’s Eternals”, “Train to Busan” dan Lee Jin-uk bintang film “Squid Game”, “Sweet Home”.

Rekayasa Lalu Lintas Demi Kelancaran Syuting

Selama syuting Tygo, rekayasa lalu lintas diterapkan di kawasan Pintu Air 10, Jalan K.S Tubun, dan sekitarnya. Pada 28–29 Januari 2026, kendaraan dari arah Cadas menuju Pintu Air 10 dialihkan melalui Jembatan Jagal ke Jalan Benua. Dari arah Bayur, pengendara diminta melintas melalui Jembatan Sangego dengan sistem contra flow.

Pengaturan serupa juga diberlakukan pada 30–31 Januari 2026 dengan penyesuaian jalur dari Neglasari menuju Rawa Kucing dan Sintanala. Seluruh pengalihan dilakukan secara terbatas dan bersifat sementara, menyesuaikan kebutuhan produksi film Tygo di lapangan.

Kepolisian memastikan bahwa akses alternatif telah disiapkan untuk meminimalkan kepadatan. Informasi jalur disampaikan secara langsung di lapangan oleh petugas yang berjaga.

Situasi lalu lintas Jl K.S tubun, Kota Tangerang, Provinsi Banten
situasi lalu lintas Jl K.S tubun, Kota Tangerang, Provinsi Banten (28/1/2026) – dok Diskominfo Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Soroti Dampak Positif Global

Pemerintah Kota Tangerang menilai kehadiran film Tygo sebagai momentum penting bagi citra daerah. Wali Kota Tangerang Sachrudin menyebut kegiatan ini sebagai kebanggaan karena membawa nama kota ke tingkat internasional.

Kegiatan ini menjadi kebanggaan bagi Kota Tangerang karena menunjukkan bahwa kota ini semakin dikenal dan dilirik dunia internasional sebagai lokasi produksi film,” ujarnya.

Terkait perizinan, Sachrudin menjelaskan bahwa izin utama diterbitkan oleh Kementerian Kebudayaan dan Korlantas Polri. Pemkot Tangerang berperan dalam koordinasi wilayah dan pengaturan lalu lintas selama syuting Tygo berlangsung.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Boyke Urip Hermawan menambahkan bahwa produksi film Tygo berpotensi memberikan exposure global tanpa promosi berlebihan.
“Exposure global ini diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta menggerakkan UMKM lokal yang terlibat langsung dalam kegiatan produksi,” kata Boyke.

Pemkot Tangerang juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan sementara. Pemerintah memastikan penutupan jalan bersifat terbatas, terkoordinasi, dan selesai sesuai jadwal, seiring komitmen menjaga kenyamanan warga.