Aceh Utara, Beritanda.com – Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, menyampaikan kekecewaannya terhadap Presiden Prabowo Subianto yang belum berkunjung ke wilayahnya pascabencana banjir sumatera. Pernyataan itu ia sampaikan dalam rapat bersama DPR yang disiarkan YouTube TVR Parlemen pada Selasa, 30 Desember 2025.
Sindiran Terbuka di Rapat DPR
Ismail mengungkapkan rasa kecewanya secara terbuka di hadapan anggota DPR. Ia menilai Aceh Utara seperti luput dari perhatian pemerintah pusat, padahal skala bencananya tidak kecil.
“Tapi di Aceh Utara kayaknya kek mana saya rasa, apa enggak tahu ada banjir,” ujar Ismail A Jalil, Bupati Aceh Utara, dalam rapat tersebut.
27 Kecamatan Terdampak Banjir dan Longsor
Banjir dan longsor melanda sedikitnya 27 kecamatan di Aceh Utara. Ribuan warga terdampak, dengan kerusakan infrastruktur, lahan pertanian, hingga permukiman yang cukup luas.
Ismail menilai, dibanding daerah lain yang sudah dikunjungi Presiden, kondisi Aceh Utara tak kalah parah dan semestinya mendapat perhatian serupa.
Kunjungi Daerah Lain, Aceh Utara Terlewat
Dalam rapat tersebut, Ismail menyebut Presiden Prabowo baru mendatangi Aceh Tamiang dan Aceh Tengah pascabencana. Sementara itu, Aceh Utara belum pernah menerima kunjungan serupa sejak banjir melanda.
Situasi ini, menurut Ismail, membuat masyarakat merasa diabaikan di tengah upaya pemulihan yang masih berjalan.
Harapan Agar Pemerintah Pusat Turun Langsung
Ismail berharap pemerintah pusat segera memberikan atensi lebih besar, termasuk dengan meninjau langsung kondisi lapangan di Aceh Utara.
Sindiran yang ia sampaikan di forum DPR itu menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah menunggu langkah konkret, bukan sekadar laporan di atas meja.
