beritanda.com – JKT48 resmi menangguhkan aktivitas Gendis Mayrannisa Setiawan hingga 17 Mei 2026. Keputusan ini diumumkan 17/2/2026 oleh manajemen melalui pernyataan resmi. FOTO Gendis yang beredar di media sosial menjadi pemicu polemik dan berujung pada sanksi skorsing selama tiga bulan.
Penangguhan membuat Gendis tidak tampil di teater, event, media, hingga aktivitas publik lainnya. Artinya, seluruh agenda panggung dihentikan sementara.
Penangguhan Resmi Gendis JKT48
Manajemen menyampaikan keputusan setelah melakukan pertemuan dengan Gendis. Dalam keterangan tertulis disebutkan, “Terkait foto yang beredar di sosial media beberapa hari lalu, Gendis telah menjelaskan kejadian tersebut dengan sejujur-jujurnya kepada manajemen.”
Namun pada kenyataannya, manajemen menilai terdapat kurangnya kesadaran sebagai member. Situasi itu dinilai memicu kegaduhan dan kekecewaan penggemar.
“Kurangnya kesadaran diri yang bersangkutan sebagai member JKT48 telah mengakibatkan kegaduhan dan banyak pihak kecewa,” tulis pernyataan tersebut.
Dampak Langsung bagi Aktivitas Publik
Selama masa penangguhan, Gendis tidak diperkenankan tampil di pertunjukan teater, event handshake, maupun kegiatan media. Keputusan berlaku terhitung 17/2/2026 hingga 17 Mei 2026.
Manajemen juga berharap masa vakum ini menjadi ruang introspeksi. Dalam pernyataan resmi disebutkan, “Selama masa tersebut, kami harap Gendis dapat melakukan hal-hal yang bisa membuatnya melakukan introspeksi diri.”
FOTO Gendis dan Polemik di Media Sosial
Yang jadi sorotan adalah beredarnya foto Gendis bersama seorang pria. Foto itu viral dalam beberapa hari terakhir dan memicu perbincangan luas di kalangan penggemar.
Dalam konteks idol group, member terikat aturan ketat termasuk larangan berpacaran. Meski manajemen tidak merinci pelanggaran, sanksi skorsing biasanya dikaitkan dengan pelanggaran regulasi internal atau Golden Rules.
Secara faktual, manajemen hanya menyebut adanya pelanggaran prosedur internal tanpa detail tambahan.
Permintaan Maaf Terbuka dari Gendis

Bersamaan dengan pengumuman skorsing, Gendis menyampaikan klarifikasi lewat akun media sosialnya.
“Seperti yang kalian tau, akhir akhir ini banyak sekali foto yang beredar di media sosial, untuk kebenarannya saya sudah menjelaskan semuanya kepada manajemen secara jujur, dan menerima keputusan apapun yang akan manajemen ambil,” tulisnya.
Ia juga menambahkan, “Saya menyadari bahwa kepercayaan adalah hal yang sangat berharga dan tidak mudah untuk dibangun. Namun, melalui sikap dan tindakan saya, saya telah mengkhianati kepercayaan tersebut.”
Tak berhenti di situ, Gendis menegaskan komitmennya. “Maka dari itu, saya berkomitmen untuk memperbaiki diri, belajar dari kesalahan ini, dan berusaha sekuat tenaga untuk membangun kembali kepercayaan yang telah hilang.”
Gendis, kelahiran 23 Juni 2010, dikenal sebagai member Generasi 11 dengan basis penggemar yang terus bertumbuh. Namun kini, fokus utamanya berada pada masa penangguhan hingga 17 Mei 2026.
