Dokumen Epstein dirilisJeffrey Epstein dan Elon Musk, diduga ada terlibat dalam "Skandal Epstein"

Beritanda.com – Dokumen Epstein yang baru dirilis Departemen Kehakiman AS pada Jumat mengungkap korespondensi email antara Elon Musk dan Jeffrey Epstein pada 2012–2013. Arsip tersebut memuat pembahasan undangan ke pulau pribadi Epstein, tawaran helikopter, hingga rencana pertemuan saat liburan. Fakta ini muncul di tengah bantahan Musk yang selama ini mengecilkan hubungannya dengan pelaku kejahatan seksual tersebut.

Isi Dokumen Epstein yang Baru Dirilis

Dokumen Epstein yang dirilis memuat email-email bertanggal 2012 hingga 2013 dengan nama Elon Musk tercantum, meski alamat surelnya disensor. Korespondensi itu menunjukkan komunikasi langsung antara Musk dan Epstein, termasuk pembahasan rencana pertemuan di Pulau Epstein serta fasilitas SpaceX di California Selatan.

Dalam salah satu email Oktober 2012, Musk menulis kepada Epstein, “Dunia membutuhkan lebih banyak romansa.” Pesan tersebut dikirim saat Musk memberi tahu bahwa ia akan bepergian bersama pasangannya saat itu, aktris Inggris Talulah Riley, ke St. Barts dan berharap dapat bertemu di Pulau Epstein.

Baca Juga :  Jeffrey Epstein Files Bongkar Jaringan Elite Global

Email lain pada November 2013 menunjukkan Epstein menawarkan helikopter pribadi untuk mengangkut Musk ke pulaunya. Epstein bertanya, “berapa orang yang akan ikut dalam helikopter ke pulau itu?” Musk menjawab bahwa hanya dirinya dan Riley, lalu menanyakan, “Hari/malam apa yang akan menjadi pesta paling meriah di pulau Anda?

Pada Desember 2013, komunikasi berlanjut saat Musk menulis, “Natal dan Tahun Baru, saya akan berada di daerah BVI/St Bart’s selama liburan. Apakah ada waktu yang tepat untuk berkunjung?” Epstein menjawab, “Saya akan mengirim helikopter untuk Anda,” yang dibalas Musk dengan ucapan terima kasih.

Kronologi Undangan ke Pulau Epstein

Email lanjutan tertanggal 25 Desember mencatat Musk menyampaikan kemungkinan kembali lebih awal pada 3 Januari dan bertanya apakah ia dan Riley sebaiknya mengunjungi pulau tersebut sehari sebelumnya. Dokumen Epstein tidak mengonfirmasi apakah kunjungan itu benar-benar terjadi.

Baca Juga :  Pangeran Andrew Terasing Usai Skandal Epstein, Pindah Diam-Diam

CNBC menyatakan belum dapat memastikan apakah Musk pernah mengunjungi pulau Epstein. Musk sendiri telah membantah pernah bepergian ke sana, meski dokumen menunjukkan adanya rencana dan pembahasan detail perjalanan.

Selain undangan ke pulau, dokumen juga mengungkap komunikasi lain pada Oktober 2012. Epstein menanyakan kemungkinan pemasangan panel surya di peternakannya di New Mexico atau di pulau pribadinya. Musk meneruskan pertanyaan itu kepada sepupunya, Peter Rive, salah satu pendiri SolarCity, dengan menulis, “Apakah kita berada di New Mexico?

SolarCity kemudian diakuisisi Tesla pada 2016 dalam kesepakatan kontroversial, yang menggabungkan perusahaan tersebut ke dalam divisi energi Tesla.

Latar Perilisan Massal Dokumen Epstein

Perilisan dokumen Epstein dilakukan setelah berminggu-minggu kritik terhadap Departemen Kehakiman AS. Kritik muncul karena lembaga tersebut dinilai tidak mematuhi undang-undang federal yang disahkan pada November, yang mewajibkan seluruh berkas terkait Epstein dipublikasikan paling lambat 19 Desember.

Baca Juga :  Jeffrey Epstein Files Bongkar Jaringan Elite Global

Wakil Jaksa Agung Todd Blanche menyatakan bahwa jutaan halaman tambahan dokumen dirilis bersama lebih dari 2.000 video dan 180.000 gambar. Dalam konteks besar ini, nama Musk menjadi salah satu figur publik yang tercantum dalam arsip, meski tidak disertai tuduhan pidana baru.

Sebelumnya, Kepulauan Virgin AS juga pernah mengeluarkan surat panggilan kepada Musk pada 2023 terkait dugaan bahwa Epstein “mungkin telah merekomendasikan atau mencoba merekomendasikan” Musk sebagai klien kepada JPMorgan Chase.