Beritanda.com – Layanan internet global kembali goyah. Cloudflare mengalami internal service degradation pada 5 Desember 2025, memicu gangguan besar di berbagai aplikasi populer yang bergantung pada jaringan mereka. Dampaknya langsung terasa oleh pengguna di seluruh dunia.
Masalah ini bukan sekadar gangguan kecil. Bahkan Downdetector, platform pemantau layanan ikut tidak bisa diakses, menandakan betapa seriusnya degradasi di infrastruktur Cloudflare.
Sejumlah aplikasi besar kini melaporkan downtime, mulai dari media sosial, layanan kerja, hingga platform keuangan. Pengguna mengeluhkan feed yang tidak bisa dimuat, kegagalan login, hingga layanan yang sama sekali tidak merespons.
Layanan yang Terkena Dampak:
- Media Sosial & Komunikasi : X, LinkedIn, dan Discord kesulitan memuat konten dan terhubung ke server.
- Produktivitas & AI : Canva, Notion, ChatGPT, dan Perplexity banyak yang tidak bisa digunakan.
- Hiburan : Spotify dan Letterboxd melaporkan error akses di berbagai wilayah.
- Finansial & Teknologi : Coinbase, Groww, hingga beberapa situs operasional SpaceX ikut terdampak.
- eCommerce : Shopify mengalami gangguan pada toko dan dashboard admin, membuat aktivitas jual beli tersendat.
Hingga kini, Cloudflare belum memberikan estimasi kapan layanan pulih sepenuhnya, namun tim teknis mengonfirmasi sedang melakukan perbaikan. (*)
