Beritanda.com – MacBook Neo hadir dengan chip A18 Pro dan diklaim lebih cepat dibanding PC terlaris berbasis Intel Core Ultra 5. Apple menyebut peningkatan performa mencapai 50 persen untuk tugas harian dan hingga 3x lebih cepat untuk beban kerja AI di perangkat. Laptop ini mulai dibuka pre-order dan tersedia resmi mulai Wednesday, March 11.
Fokus utama perangkat ini ada pada performa. Secara faktual, Apple menempatkan A18 Pro sebagai pusat daya dorong MacBook Neo, sekaligus pembeda di kelas harga $599.
Lompatan Performa A18 Pro di MacBook Neo
Chip A18 Pro memungkinkan pengguna menjalankan aktivitas harian seperti browsing, membuat dokumen, streaming, dan edit foto tanpa hambatan. Apple menyatakan performanya “up to 50 percent faster for everyday tasks” dibanding PC terlaris dengan Intel Core Ultra 5.
Tak berhenti di situ, untuk pemrosesan AI langsung di perangkat, peningkatannya diklaim hingga 3x lebih cepat. Beban kerja seperti efek lanjutan pada foto dan pemrosesan berbasis kecerdasan buatan menjadi lebih responsif.
Dalam praktiknya, A18 Pro juga membawa GPU terintegrasi 5-core untuk grafis. Aktivitas visual seperti gim dan aplikasi kreatif berjalan lebih lancar. Sementara itu, Neural Engine 16-core mendukung fitur Apple Intelligence secara lokal, tanpa mengirim data ke server eksternal.
Artinya, kecepatan dan privasi berjalan beriringan.
Tanpa Kipas, Tetap Senyap
Yang jadi sorotan, MacBook Neo dirancang tanpa kipas. Sistem pendingin pasif ini membuat perangkat bekerja sepenuhnya senyap. Efek langsungnya terasa saat digunakan di ruang kelas, kantor, atau ruang rapat.
Bobotnya sekitar 2.7 pounds dengan bodi aluminium solid. Apple menawarkan empat warna: blush, indigo, silver, dan citrus. Desain ini tetap menjadi identitas utama lini Mac.

Dukungan macOS dan Ekosistem Aplikasi
Performa A18 Pro berjalan bersama macOS Tahoe. Sistem operasi ini menyertakan aplikasi bawaan seperti Safari, Messages, dan FaceTime. Pengguna juga dapat menjalankan aplikasi populer seperti WhatsApp, Canva, hingga Excel secara native.
Dalam konteks produktivitas, integrasi dengan iPhone tetap menjadi bagian penting. Fitur Continuity seperti Handoff dan Universal Clipboard mendukung perpindahan kerja lintas perangkat.
Baterai bertahan hingga 16 jam dalam satu pengisian. Ini berarti penggunaan seharian tanpa adaptor. Sementara itu, layar 13 inci Liquid Retina dengan resolusi 2408-by-1506 dan kecerahan 500 nits memastikan visual tetap tajam.
Dua port USB-C tersedia untuk pengisian daya dan koneksi layar eksternal. Perangkat ini juga mendukung Wi-Fi 6E dan Bluetooth 6 untuk konektivitas nirkabel cepat.
Dengan kombinasi chip A18 Pro, efisiensi daya, dan sistem tanpa kipas, MacBook Neo diposisikan sebagai laptop harga terjangkau dengan performa yang menantang PC berbasis Intel di kelasnya.
