Beritanda.com– Masa aktif status bantuan sosial atau bansos dari pemerintah kini bisa di cek secara online. dari 10 kategori desil yang di tetapkan sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), masyarakat di harapkan mendapatkan info terupdate tentang bagaimana sistem penyaluran bansos.
Penggolongan objektif ini di dasarkan dari data data yang yang terdokumentasikan oleh petugas. Sumber dari kemensos menjelaskan bahwa, masyarakat dengan kondisi / di anggap paling sejahtera di kelompokan ke desil 10. sementara desil 1 mewakili 10% dari penduduk dengan ekonomi rendah.
Satu hal yang perlu digarisbawahi: posisi desil warga tidak dapat diubah secara mandiri. Banyak yang bertanya-tanya cara menurunkan desil, namun fitur tersebut tak tersedia karena penetapannya dilakukan secara sistematis berdasarkan data resmi.
Bagaimana Desil Memengaruhi Hak Bansos?
Aturan terbaru, yaitu Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025, menegaskan pengaruh langsung desil terhadap jenis bantuan yang diterima. Berikut rinciannya:
- Desil 1 – 4: Berhak menerima Program Keluarga Harapan (PKH).
- Desil 1 – 5: Berhak mendapat Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Program Sembako dan Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (Kartu JKN) atau PBI-JK dari pemerintah.
- Desil 1 – 5: Memiliki kemungkinan untuk mendapatkan bantuan ATENSI, setelah melalui proses asesmen.
Pada umumnya pemerintah tidak akan memprioritaskan kondisi rumah tangga dengan desil 6 keatas. selain untuk bantuan sosial ( bansos ) data desil juga sebagai pertimbangan dalam bantuan pendidikan. Verifikasi lapangan menjadi sebuah rujukan dan keputusan akhir tentang kelayakan penerima.
Syarat Tidak Layak, Meski Masuk Desil Penerima
Beberapa hal yang perlu kita ketahui untuk tingkat kelayakan penerima, biasanya hal ini bisa menjadikan warga di nyatakan tidak layak
- Alamat tidak sesuai dengan data saat verifikasi.
- Data yang belum terverifikasi kebenarannya.
- Penerima telah meninggal dunia.
- Penerima atau Salah satu anggota penerima merupakan ASN
Pentingnya data tersebut adalah untuk memastikan ketepatan saluran bantuan sosial kepada yang benar benar membutuhkan.
Langkah-Langkah Mengecek Desil dan Data DTSEN 2025
Masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui dua kanal resmi berikut:
- Melalui Situs Web Cekbansos.kemensos.go.id
- Akses situs resmi Kemensos tersebut.
- Input data yang sesuai dan berurutan secara detil dan lengkap
- Isi kode verifikasi (captcha) yang muncul.
- Klik tombol “Cari Data“.
Jika terdaftar, informasi status bansos (PKH, BPNT, PBI-JK), jadwal pencairan, dan kategori desil akan ditampilkan.
- Melalui Aplikasi ‘Cek Bansos’
- Unduh aplikasi dari Play Store (Android) atau App Store (iOS).
- Buka aplikasi dan lakukan login. Daftar untuk anggota baru
- Persiapkan dan unggah dokumen pendukung seperti Kartu Keluarga (KK), foto KTP, dan foto selfie memegang KTP.
- Setelah berhasil di bagian profil kamu bisa cek kategori desil, pada menu “Cek Bansos” kamu bisa lihat detil bansos
Aplikasi ini juga menjadi sarana resmi untuk mengecek keabsahan NIK dalam database DTSEN.
Mengapa Pengecekan Rutin Itu Penting?
kesalahan data akan mengakibatkan tertundanya bantuan. Melakukan pengecekan desil dan NIK di DTSEN secara berkala sangat dianjurkan. hal ini akan membantu ke akuratan data dan kecepatan info update dari pemerintah.
