Home » Sports » Mario Aji P20 Tes Pramusim Moto2 2026 Jerez
pramusim moto2 2026Pembalap grand Prix Moto2 Indonesia - Honda Team Mario Suryo Aji

beritanda.com – Mario Suryo Aji menutup hari pertama pramusim moto2 2026 di Sirkuit Jerez, Senin (16/2/2026), dengan posisi ke-20. Pembalap Idemitsu Honda Team Asia itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 40,249 detik. Ia terpaut 1,161 detik dari Manuel Gonzalez yang menjadi tercepat dengan 1:39.088. Artinya, Mario masih berada dalam rentang kompetitif di tengah persaingan rapat kelas menengah.

Tes berlangsung dalam kondisi cuaca ideal setelah sesi sebelumnya di Portimao terganggu hujan dan minim data. Jerez menjadi momen krusial sebelum seri pembuka di Buriram, Thailand, pada 27 Februari–1 Maret.

Lonjakan Pace dan Posisi Mario Aji

Mario membuka sesi dengan stabil. Pada run awal, ia menembus posisi ke-10 lewat waktu 1 menit 41,028 detik. Tak berselang lama, ia mempertajam menjadi 1 menit 40,380 detik dan naik ke posisi ke-7.

Namun pada sesi sore, saat mode time attack diaktifkan, ritme meningkat drastis. Mario memperbaiki waktunya menjadi 1:40,249 detik. Meski demikian, posisinya turun ke urutan ke-20 karena mayoritas pembalap juga mencatat peningkatan signifikan.

Secara faktual, terdapat 18 pembalap dalam rentang satu detik. Gap 1,1 detik di Moto2 tergolong tipis secara teknis. Persaingan sangat padat.

Dominasi Gonzalez dan Rekor Tak Resmi

Drama waktu terjadi sekitar pukul 15:15. Daniel Holgado sempat menyamai rekor 1:39.564. Tak lama kemudian, Izan Guevara memangkasnya menjadi 1:39.261.

Puncaknya, Manuel Gonzalez mencatat 1:39.088. Catatan itu melewati rekor lama hampir setengah detik, meski berstatus tidak resmi karena sesi tes.

Hingga pukul 18:00 waktu setempat, tak ada yang mampu mendekati waktunya.

Perbandingan Internal Tim Honda Asia

Mario tampil lebih cepat dibanding rekan setimnya, Taiyo Furusato. Furusato mencatat 1 menit 41,186 detik dan finis di posisi ke-19.

Dalam praktiknya, konsistensi Mario menjadi perhatian utama tim. Setelah mencetak lap terbaik, ia menjalani simulasi balapan penuh dengan durasi setara GP Spanyol.

Di sisi lain, sesi sebelumnya di Portimao memberi gambaran berbeda. Mario sempat finis kelima saat trek basah dengan 1 menit 57,331 detik. Namun tes dihentikan lebih awal akibat insiden ceceran oli dari motor Deniz Öncü yang memicu banyak kecelakaan.

Pada titik ini, Jerez menjadi referensi data utama sebelum musim dimulai. Mario memasuki musim ketiganya di Moto2 dan tahun keenam berturut-turut di Grand Prix.

Persaingan Moto2 2026 terlihat ketat sejak awal. Jerez menegaskan satu hal: margin waktu sangat tipis.