Beritanda.com – Pertandingan atalanta vs bayern munich pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 menghadirkan ujian besar bagi wakil Italia tersebut. Atalanta akan menjamu raksasa Bundesliga di New Balance Arena, Bergamo, Rabu 11 Maret 2026 pukul 03.00 WIB, dalam duel yang mempertemukan tim penuh semangat dengan klub yang dikenal sangat konsisten di kompetisi Eropa.
Laga ini juga menjadi pertemuan pertama kedua tim di kompetisi resmi Eropa. Kondisi tersebut membuat faktor taktik, momentum performa, dan efektivitas permainan menjadi penentu jalannya pertandingan.
Di atas kertas, Bayern Munich tetap datang sebagai tim yang lebih diunggulkan. Namun Atalanta membawa modal kepercayaan diri setelah melalui perjalanan dramatis menuju fase gugur.
Perjalanan Dramatis Atalanta Menuju 16 Besar
Atalanta memastikan tiket babak 16 besar setelah menyingkirkan Borussia Dortmund di babak play-off. Hasil tersebut tercapai melalui comeback yang terjadi di kandang sendiri.
Pada leg pertama di Jerman, Atalanta kalah 0-2 dari Dortmund. Situasi itu sempat membuat peluang mereka tampak sulit.
Namun pada leg kedua di Bergamo, La Dea berhasil membalikkan keadaan dengan kemenangan 4-1.
Gol dari Gianluca Scamacca, Davide Zappacosta, Mario Pasalic, serta penalti Lazar Samardzic pada masa tambahan waktu memastikan agregat 4-3 untuk Atalanta.
Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, menyebut pertandingan melawan Bayern sebagai momen penting bagi timnya.
“Ini akan menjadi malam yang ajaib dan luar biasa bagi kami, karena merupakan mimpi untuk berada di babak 16 besar Liga Champions melawan salah satu tim terkuat di dunia,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan dari berbagai pihak di Italia menjadi motivasi tambahan bagi timnya.
Bayern Munich Datang dengan Rekor Impresif
Di sisi lain, Bayern Munich melangkah ke fase gugur dengan performa yang jauh lebih stabil. Klub Bavaria tersebut lolos langsung ke babak 16 besar setelah finis di posisi ketiga pada league phase Liga Champions.
Secara keseluruhan, Bayern menunjukkan konsistensi kuat sepanjang musim ini. Mereka mencatat 35 kemenangan dari 40 pertandingan di semua kompetisi.
Produktivitas gol juga menjadi salah satu kekuatan utama Bayern. Dalam beberapa pertandingan terakhir, mereka mampu mencetak rata-rata tiga gol per laga.
Pelatih Bayern, Vincent Kompany, tetap mengingatkan timnya untuk tidak meremehkan Atalanta.
“Besok kami akan bermain menghadapi tim yang sangat kuat,” kata Kompany dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Ia juga menyoroti atmosfer stadion di Bergamo yang bisa memberikan tekanan bagi tim tamu.
“Hadirnya fans dan atmosfer stadion bisa membuat pertandingan menjadi sangat menantang,” ujarnya.
Situasi Skuad Jelang Pertandingan
Menjelang laga penting ini, Bayern Munich menghadapi beberapa masalah cedera. Kapten tim Manuel Neuer dipastikan absen karena cedera betis.
Selain itu, Hiroki Ito dan Alphonso Davies juga masih menjalani proses pemulihan.
Situasi lain yang menjadi perhatian adalah kondisi striker utama Harry Kane. Penyerang tersebut sebelumnya mengalami cedera betis dan absen pada pertandingan Bundesliga melawan Borussia Monchengladbach.
Kompany mengungkapkan bahwa Kane tetap dibawa dalam perjalanan ke Italia. Namun keputusan mengenai apakah ia akan tampil sejak awal baru akan ditentukan mendekati pertandingan.
“Prioritasnya adalah memasukkannya ke dalam skuad, terlepas apakah dia menjadi starter atau tidak,” jelas Kompany.
Di kubu Atalanta, beberapa pemain juga dipastikan absen, termasuk Charles De Ketelaere, Giorgio Scalvini, dan Giacomo Raspadori.
Dalam konteks atalanta vs bayern munich, pertemuan ini menghadirkan duel menarik antara tim yang penuh momentum dengan klub yang memiliki pengalaman panjang di Liga Champions.
