Beritanda.com – Apa itu Board of Peace? Organisasi internasional ini diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada September 2025 dan resmi diumumkan pembentukannya pada 15 Januari 2026. Board of Peace disebut bertujuan mempromosikan perdamaian dunia dan bahkan diklaim “mungkin” dapat menggantikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Apa Itu Board of Peace dan Tujuannya?
Board of Peace, atau Dewan Perdamaian (BoP), merupakan organisasi internasional yang dibentuk dengan tujuan mempromosikan pemeliharaan perdamaian global. Gagasan pembentukan Board of Peace pertama kali disampaikan Donald Trump pada September 2025.
Pembentukan Board of Peace kemudian diumumkan secara resmi pada 15 Januari 2026 dan diformalkan melalui penandatanganan piagam oleh Donald Trump bersama kepala negara anggota. Dewan ini juga disebut dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 sebagai badan yang bertugas mengawasi proses rencana perdamaian Gaza.
Resolusi tersebut menyambut baik kehadiran Board of Peace untuk membantu upaya rekonstruksi di Jalur Gaza melalui Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG). Selain itu, Board of Peace diberi kewenangan mengerahkan pasukan penjaga perdamaian sementara.
Pada 20 Januari 2026, Trump menyampaikan alasannya membentuk Board of Peace.
“Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak pernah membantu saya”
Ia juga menyatakan bahwa dewan ini “mungkin” akan menggantikan PBB dalam menjalankan fungsi tertentu di tingkat global.
Struktur dan Keanggotaan Board of Peace
Keanggotaan Board of Peace ditentukan langsung oleh Donald Trump. Setiap negara peserta diwajibkan menyumbangkan dana sebesar US$1 miliar untuk memperbarui keanggotaan setelah tiga tahun pertama.
Hingga 2026, dari 62 negara yang diundang, sebanyak 25 negara telah menandatangani piagam Board of Peace.
Beberapa negara yang tercatat sebagai anggota antara lain:
- Albania
- Argentina
- Armenia
- Azerbaijan
- Bahrain
- Belarus
- Bulgaria
- Kamboja
- Mesir
- El Salvador
- Hungaria
- Indonesia
- Yordania
- Kazakhstan
- Kosovo
- Kuwait
- Mongolia
- Maroko
- Pakistan
- Paraguay
- Qatar
- Arab Saudi
- Turki
- Uni Emirat Arab
- Amerika Serikat
- Uzbekistan
- Vietnam
- Israel
Board of Peace juga resmi didirikan di sela-sela Forum Ekonomi Dunia ke-56 pada Januari 2026. Piagam organisasi ditandatangani oleh Donald Trump sebagai ketua bersama para kepala negara anggota.
Latar Belakang Konflik Gaza dan Peran Board of Peace
Pembentukan Board of Peace tidak terlepas dari eskalasi konflik Gaza yang kembali memanas sejak 7 Oktober 2023. Krisis tersebut merupakan kelanjutan dari sejarah panjang konflik yang berakar sejak peristiwa Nakba tahun 1948.
Selama bertahun-tahun, wilayah Gaza menghadapi blokade darat, laut, dan udara yang memperburuk kondisi kemanusiaan. Dalam konteks inilah Board of Peace disebut memiliki mandat untuk mengawasi rencana perdamaian serta mendukung rekonstruksi.
Dengan mandat yang diakui dalam Resolusi 2803, Board of Peace menjadi aktor baru dalam dinamika geopolitik global. Pernyataan Trump mengenai kemungkinan menggantikan PBB turut memicu perhatian internasional terhadap arah dan peran organisasi ini ke depan.
