Beritanda.com – Maarten Paes dipastikan menjadi kiper utama Ajax Amsterdam saat menjamu NEC Nijmegen di Johan Cruyff Arena, Minggu (22/2) dini hari WIB, setelah Vitezslav Jaros mengalami cedera lutut serius. Laga kandang ini menjadi momen krusial bagi Maarten Paes yang untuk pertama kalinya berdiri sebagai pilihan utama di bawah mistar klub raksasa Belanda tersebut. Kesempatan itu datang di tengah ambisi Ajax menembus dua besar Eredivisie 2025/26.
Debut Maarten Paes di Panggung Raksasa Amsterdam
Cedera yang menimpa Vitezslav Jaros mengubah peta persaingan di bawah mistar Ajax secara drastis. Kiper pinjaman dari Liverpool itu dipastikan menepi hingga akhir musim setelah mengalami masalah lutut saat sesi latihan, Jumat (20/2).
Dalam pernyataan resminya, Ajax menegaskan, “Kiper Ajax, Vitezslav Jaros, dipastikan absen hingga akhir musim. Penjaga gawang klub Amsterdam itu mengalami cedera lutut serius saat latihan hari ini (Jumat).”
Klub juga menambahkan, “Pemeriksaan medis di rumah sakit menunjukkan operasi diperlukan, yang berarti dia tidak akan bermain lagi musim ini.”
Situasi tersebut otomatis menempatkan Maarten Paes sebagai pilihan utama. Tanpa banyak opsi berpengalaman tersisa, Ajax kini bertumpu pada ketenangan dan refleks Maarten Paes untuk mengawal gawang di fase penentuan musim.
Atmosfer Johan Cruyff Arena dipastikan memberi tekanan tersendiri. Bermain di hadapan puluhan ribu suporter fanatik Ajax bukan sekadar laga biasa, melainkan ujian mental sekaligus panggung pembuktian bagi Maarten Paes.
Lawan Sarat Cerita: NEC Nijmegen dan Calvin Verdonk
Debut Maarten Paes semakin menarik karena terjadi saat menghadapi NEC Nijmegen. Klub tersebut pernah diperkuat pemain Timnas Indonesia lainnya, Calvin Verdonk, sehingga laga ini menghadirkan irisan cerita tersendiri bagi publik sepak bola Tanah Air.
Ajax tidak memiliki banyak pilihan lain di posisi penjaga gawang. Joeri Heerkens yang baru berusia 19 tahun masih minim pengalaman Eredivisie dan belum banyak tampil bersama Jong Ajax, membuat Maarten Paes praktis menjadi tumpuan utama.
Sepanjang musim ini, Jaros telah tampil dalam 26 pertandingan, kebobolan 42 gol, dan mencatat lima clean sheet. Statistik itu kini menjadi beban sekaligus tolok ukur yang harus dijaga Maarten Paes agar lini belakang Ajax tetap solid.
Momentum ini datang di saat krusial. Ajax tengah berupaya keras mengamankan posisi dua besar klasemen Eredivisie 2025/26, dan konsistensi di bawah mistar menjadi faktor vital dalam perburuan tersebut.
Jika mampu tampil meyakinkan, Maarten Paes bukan hanya mengukuhkan posisinya di Ajax, tetapi juga mempertegas reputasinya sebagai kiper yang siap bersaing di level tertinggi sepak bola Belanda. Johan Cruyff Arena akan menjadi saksi apakah debut panas Maarten Paes berubah menjadi awal era baru di bawah mistar Ajax.
