Home » Ekbis » Stimulus Lebaran 2026 Rp12,8 T, Diskon Mudik hingga Bansos Digelontorkan
Konferensi Pers Persiapan HBKN Idul Fitri 2026Konferensi Pers Persiapan HBKN Idul Fitri 2026 - dok MenpanRB

Beritanda.com – Pemerintah resmi meluncurkan stimulus Lebaran 2026 senilai Rp12,83 triliun untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri akhir Maret. Kebijakan ini diumumkan di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026), melalui Paket Stimulus Ekonomi I-2026. Program ini mencakup diskon transportasi, mudik gratis, hingga bantuan pangan bagi jutaan keluarga.

Stimulus Lebaran 2026 Jadi Penopang Ekonomi Awal Tahun

Paket stimulus Lebaran 2026 dirancang sebagai langkah counter-cyclical menghadapi tekanan inflasi pangan dan pelemahan konsumsi. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 berada di kisaran 5,2 hingga 5,4 persen.

Kebijakan ini juga bertujuan menjaga stabilitas daya beli masyarakat selama periode konsumsi tertinggi tahunan. Momentum Ramadan dan Idulfitri dipandang sebagai penggerak utama perputaran uang di daerah.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pentingnya intervensi negara dalam fase ini.

“Pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi total Rp911,16 miliar. Ini langkah untuk menjaga daya beli dan memacu ekonomi kuartal I,” kata Airlangga, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga :  Tunjangan Hari Raya ASN 2026, Segini Uang yang Masuk Rekening

Berdasarkan data pemerintah, mobilitas Lebaran 2025 mencapai 154,62 juta orang. Angka tersebut menjadi dasar optimisme bahwa stimulus Lebaran 2026 mampu menopang konsumsi rumah tangga.

Perputaran uang dari sektor transportasi, pariwisata, hingga UMKM diproyeksikan meningkat. Dampaknya diharapkan merata hingga ke daerah-daerah tujuan mudik.

Diskon Transportasi dan Mudik Gratis Dorong Mobilitas

Sebagai bagian utama stimulus Lebaran 2026, pemerintah mengalokasikan Rp911,16 miliar untuk subsidi transportasi. Program ini menyasar moda udara, darat, dan laut.

Rincian diskon transportasi meliputi:

1. Pesawat Udara

  • Diskon: 17–18 persen tiket ekonomi domestik
  • Periode: 14–29 Maret 2026
  • Target: 3,3 juta penumpang

2. Kereta Api

  • Diskon: 30 persen tarif normal
  • Periode: 14–29 Maret 2026
  • Target: 1,2 juta kursi

3. Kapal dan Penyeberangan

  • PELNI: Diskon 30 persen (11 Maret–5 April 2026)
  • ASDP: Diskon 100 persen jasa pelabuhan (12–31 Maret 2026)
Baca Juga :  Panduan Lengkap Mudik Gratis 2026 Jateng, Daftar dan Jadwal

4. Program Mudik Gratis

  • Bus: 401 unit ke 34 provinsi
  • Kereta: 28.182 kuota penumpang
  • Total sasaran: 50.000 pemudik

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut kebijakan ini bertujuan meringankan beban masyarakat.

“Kami siapkan 401 bus gratis ke 34 provinsi dan diskon tiket pesawat 17-18% untuk meringankan beban masyarakat yang ingin mudik,” ujarnya.

Program ini juga menjadi strategi mengurai kepadatan arus mudik. Pemerintah berharap distribusi perjalanan lebih merata.

Bansos dan Bantuan Pangan Jaga Daya Beli Keluarga Rentan

Selain sektor transportasi, stimulus Lebaran 2026 diperkuat melalui bantuan sosial dan pangan. Anggaran bansos mencapai Rp11,92 triliun hingga Rp17,5 triliun.

Bantuan disalurkan dalam bentuk:

  • Beras 10 kilogram per bulan
  • Minyak goreng 2 liter per bulan
  • Periode Maret–April 2026

Sasaran utama program ini adalah 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat dari desil 1 dan 2. Pemerintah membuka peluang perluasan hingga desil 4.

Baca Juga :  Skenario Terburuk Bitcoin 2026: Risiko Koreksi Dalam ke US$56.000 Jika Siklus Lama Terulang

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut bantuan ini sebagai tameng menghadapi lonjakan harga.

“Penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng difokuskan pada keluarga desil 1 dan 2 agar mereka tenang menghadapi kenaikan harga jelang Lebaran,” ujarnya.

Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno menilai stimulus ini tepat sasaran.

“Tradisi mudik 2026 tetap akan tinggi sebagai kebutuhan kultural-religius. Namun, dengan kondisi ekonomi saat ini, masyarakat akan lebih kalkulatif. Diskon transportasi dan WFA adalah kombinasi tepat untuk memecah penumpukan massa di hari puncak,” kata Djoko.

Melalui kombinasi diskon, mudik gratis, dan bansos, stimulus Lebaran 2026 diharapkan menjaga stabilitas ekonomi nasional.