Sun04202014

Last update03:26:22 PM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Serba-Serbi Industri Rumahan Karena Bernilai, Bunga Kamboja Diburu

Karena Bernilai, Bunga Kamboja Diburu

  • PDF

MARTAPURA-OKUT, BeritAnda - Bunga kamboja yang dulu sepintas tak berarti sekarang mulai ramai diburu orang. Pasalnya, bunga kamboja saat ini punya  nilai jual tinggi, dalam per satu kilogram harganya mencapai Rp60.000.

Tak heran, jika sebagian masyarakat OKU Timur yang baru tahu kalau bunga kamboja mempunyai nilai ekonomis tinggi dan laku di pasaran, mereka mulai perburuan untuk mendapatkan bunga yang terbilang langka karena masyarakat sendiri jarang yang berbudi daya bunga tersebut.

“Untuk mendapatkan bunga itu, yang sengaja di tanam warga di pekarangan rumah agak susah. Jadi terbilang agak langka, aku sendiri metiknya dari lokasi pemakamam,” ungkap Tarsok (60) warga Desa Negeriratu Baru, Kecamatan Bunga Mayang, OKU Timur, Minggu (17/2/2013).

Karena nilai jualnya tinggi, lanjut Tarsok, walaupun banyak ditanam di area makam sekarang banyak masyarakat yang mencari. “Saya sendiri jual bunga kamboja kering sudah beberapa bulan terakhir, ke penampung di hargai Rp60.000 dalam per kilogramnya,” terangnya.

Dengan harga tersebut, menurut dia, cukup lumayan untuk menambah kebutuhan keluarga. “Meskipun tidak setiap hari metik, namun dalam satu bulan dengan luas lahan 1 hektar, aku bisa menjual sedikitnya 10 kilogram bunga kamboja kering dan bahkan bisa lebih,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Tarsok, hasil yang kudapat setiap bulan minimal Rp600.000. “Untuk itu, melihat prospek dan pangsa pasar bunga kamboja kedepan menjanjikan. Sebagian warga disini mulai mencoba beralih budidaya bunga itu,” ujarnya.

Saat ditanya cara pemasaran dan pengolahan hingga siap jual, Tarsok mengatakan, pengepul (penampung- red) datang sendiri ke rumah. “Jika bunga kamboja sudah siap jual, kita tinggal menghubungi via handphone, pengepul siap datang setiap saat. Sedangkan pengolahannya, sebelum dijual bunga kamboja sehabis dipetik cukup dijemur selama 3 hari di cuaca panas terik,” jelasnya.

Sementara Agus (25), warga Kecamatan Bunga Mayang, pengepul bunga kamboja, saat dikonfirmasi mengungkapkan memang benar prospeknya bunga kamboja sekarang ini menjanjikan. ”Dari mulai pola tanam, sistem panen hingga pemasaran bunga kamboja tidak rumit dan sangat mudah sekali. Ditambah nilai jual tinggi di pasaran,” ujarnya.

Untuk di OKU Timur sendiri, lanjut dia, peminat budidaya bunga kamboja masih jarang. “Bahkan mungkin belum ada padahal bunga tersebut di pulau Jawa banyak yang sudah membudidayakan karena banyak manfaatnya, maka disini warga perlu diperkenalkan,” ucapnya.

Dia menjelaskan, bunga kamboja diolah melalui proses penyulingan untuk dijadikan minyak wangi. “Sedangkan sisa hasil proses penyulingan (ampas bunga kamboja -red) bisa dimanfaatkan kembali menjadi campuran dupa. Jadi semuanya berguna makanya harga bunga kamboja mahal dan diburu orang,” tandasnya.

Disinggung kemana bunga kamboja kering dijual, Agus mengatakan, kita sudah ada langganan tetap. “Bunga kamboja yang sudah dalam kondisi kering tersebut kita kirim ke pihak pemesan yakni pabrik pengolahan minyak wangi dan dupa di pulau Jawa,” tukasnya.

Cara pengirimannya, kata Agus, tidak sulit karena cukup melalui via kantor pos. “Sistem paket kita kirim yang disanapun sudah tahu dan mengenai pembayaran uang langsung transfer melalui rekening bank, cukup mudah bukan?. Bahkan, selain mengajak warga untuk budidaya bunga kamboja di kebun punya kita sendiri, saat ini mulai merintis melakukan penanaman bunga itu,” pungkasnya.  (Yanto)

 

Site Launch
Site Launch