Wed04162014

Last update03:28:35 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Nusantara Sumatera Sumatera Selatan Perda Baru, Angkutan Batu Bara Bisa Lewat

Perda Baru, Angkutan Batu Bara Bisa Lewat

-Terkait kerusakan jalan kabupaten OKUT-

MARTAPURA-OKUT, BeritAnda - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten OKU Timur (OKUT) mendukung keputusan Pemerintah Daerah (Pemda) yang memberikan ketentuan tonase untuk angkutan batu bara yang melintas di ruas jalan kabupaten sesuai dengan perda Nomor 3 tahun 2012 dengan ketentuan tonase maksimal 8 ton.

Hal tersebut dikatakan Ketua Komisi III DPRD OKU Timur, Zulkarnaen Manan SE, Jumat (25/5/2012).

Menurutnya, meskipun sudah ada surat Edaran Gubernur (SE) yang sebelumnya menetapkan angkutan batu bara yang menggunakan fasilitas umum maksimal bertonase 12 ton, namun ketentuan tersebut tidak mempengaruhi perda yang sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah yang mengatur tonase angkutan yakni 8 ton.

“Setelah perda nomor 3 tahun 2012 itu di sahkan, otomatis sudah harus diterapkan. Perda tersebut sudah sah diberlakukan. Dan instansi terkait harus segera mengawasi penerapannya,” katanya.

SE Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) menetapkan tonase angkutan batu bara sebesar 12 ton, kata dia, namun karena jalan lingkar Kabupaten OKU Timur masih bestatus jalan kabupaten. Untuk itu, mau tidak mau, para transportir batubara harus mentaati perda yang sudah ditetapkan.

“Mereka mengangkut batu bara di ruas jalan negara atau jalan provinsi dengan tonase 12 ton tidak dipermasalahan. Akan tetapi setelah mereka memasuki jalan lingkar Kabupaten OKU Timur, mereka harus mengurangi muatan menjadi 8 ton. Dan itu merupakan ketentuan yang harus ditaati seluruh transportir batu bara,” terangnya.

Terkait perda nomor 3 tahun 2012 yang sudah ditetapkan dan diberlakukan itu, anggota komisi II DPRD OKU Timur, Venus Antonius, meminta kepada pemerintah OKU Timur bertindak tegas dalam menjalankan perda itu.

“Penegak perda seperti Polisi, Dishub, dan Pol PP harus berani bertindak tegas angkutan batu bara yang bertonase lebih dan melanggar ketentuan. Kita akan melakukan pengawasan penuh terhadap pelaksanaan perda tersebut karena ini menyangkut pemeliharaan aset daerah kabupaten OKU Timur,” ujarnya. (Yanto)

Site Launch
Site Launch