Thu04242014

Last update08:48:33 PM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Nusantara Sumatera Sumatera Selatan 2014, Program Akte Kelahiran Gratis Terus Berlanjut

2014, Program Akte Kelahiran Gratis Terus Berlanjut

MARTAPURA-OKUT, BertAnda - Program pembuatan akte kelahiran tanpa dipungut biaya sepeserpun (gratis-red) yang telah digagas Bupati OKU Timur, Herman Deru dari 2012 lalu, ditargetkan Desember 2013 ini kelar.

Bahkan hingga 10 Desember 2013 ini, sudah tercetak sebanyak 44.455 lembar atau tercapai 94, 5 persen.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) OKU Timur, Hermansyah Qodho didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Pencatatan Sri Suhartati, Senin (16/12/2013) mengatakan, saat ini masih tersisa 2.572 berkas yang belum dicetak karena persyaratan yang diajukan pemohon belum lengkap.

“Untuk itu kita himbau bagi masyarakat maupun pemohon yang persyaratannya belum lengkap, untuk segera melengkapinya agar segera diproses lebih lanjut,” ujar dia.

Dikatakannya lebih lanjut, pemberkasan akte kelahiran tanpa biaya dilakukan dari bulan Oktober 2012 lalu dan dilanjutkan pencetakan terhadap berkas yang masuk pada 2013 ini. “Sedangkan seluruh berkas pemohon yang telah masuk untuk pembuatan akte kelahiran tanpa biaya ini sebanyak 47.027 berkas,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Hermansyah juga menghimbau bagi masyarakat yang berkasnya belum lengkap agar segera melengkapinya.

“Kalau masyarakat ingin melihat data yang belum lengkap dan bisa langsung dilengkapi, silahkan melihat langsung ke kantor camat masing-masing atau ke kantor Disdukcapil,” katanya.

Jika data tersebut sudah lengkap, sambung dia, maka akte kelahiran bisa dicetak. “Program akte tanpa biaya ini akan dilanjutkan sampai 2014 nanti . Untulk itu, masyarakat tidak usah ragu-ragu jika mau membuat dan mengurus akte kelahiran,” ujarnya.

Adapun syarat-syarat yang dibutuhkan pemohon untuk mmembuat akte kelahiran, pemohon harus membawa kartu keluarga (KK) asli dan foto copy, surat nikah asli dan foto copy, surat keterangan kelahiran dari dokter maupun bidan serta ijazah.

“Selain itu,mereka juga harus mengisi pelaporan kelahiran maupun blangko F2 . Untuk blangko masyarakat bisa minta di camat atau di kantor Disdukcapil,” ungkapnya.

“Dengan adanya perubahan UU 32 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan (adminduk), tentu ada perubahan mekanisme. Untuk itu kita masih menunggu UU dan Kepmennya,” jelasnya.

Ditambahkannya, sedangkan berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri RI nomor 472.11/2.304/SJ tanggal 6 Mei 2013 perihal tindak lanjut pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No 18/PUU-XI/2013 tanggal 30 April 2013 yang menyatakan sejak tanggal 1 Mei 2013, pelaporan akte kelahiran yang melampaui batas waktu satu tahun, pencatatannya tidak lagi memerlukan penetapan Pengadilan Negeri, melainkan langsung diproses oleh Disdukcapil.  (Yanto)

 

Site Launch
Site Launch