Wed04232014

Last update02:11:54 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Nusantara Sumatera Sumatera Selatan Pembagian BLSM, Penerima di Muba Mencapai 32.681

Pembagian BLSM, Penerima di Muba Mencapai 32.681

SEKAYU-MUBA, BeritAnda - Kabar gembira bagi masyarakat kurang mampu di Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Imbas kenaikan BBM yang berlangsung hampir satu minggu dialihkan pemerintah pusat dengan pemberian dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) di seluruh Indonesia.

Kepala Kantor Pos Sekayu, Kab.Muba, Riduan Efendi mengatakan, untuk Kota Sekayu, pembagian dana tersebut dilakukan 1 Juli mendatang di kantor Pos Sekayu. Adapun total penerima bantuan di Muba berjumlah 32.681,” katanya.

Jumlah tersebut tersebar di 14 kecamatan, yakni 1.945 (17 desa di Kecamatan Sanga Desa), 1.570 (12 desa di Kecamatan Babat Toman), 1.246 (16 desa di Kecamatan Batang Hari Leko), 768 (9 desa di Kecamatan Plakat Tinggi).

Kemudian, 1.973 (15 desa di Kecamatan Lawang Wetan), 2.536 (22 desa di Kecamatan Sungai Keruh), 3.312 (13 desa di Kecamatan Sekayu), 3.909 (14 desa di Kecamatan Lais), 2.280 (15 desa di Kecamatan Sungai Lilin), 1.267 (14 desa di Kecamatan Keluang), 1.371 (14 desa di Kecamatan Babat Supat), 4.289 (23 Ddesa di Kecamatan Bayung Lencir).

“Terus 3.539 (25 desa di Kecamatan Lalan), dan 2.676 (14 desa di Kecamatan Tungkal Jaya)," jelasnya.

Lanjut Riduan, untuk wilayah Sekayu dibagikan selama tiga hari di 3 kelurahan, yakni Kelurahan Serasan Jaya (1 Juli), Kelurahan Soak Baru (2 Juli), dan Kelurahan Balai Agung (3 Juli). Untuk dana yang diterima berjumlah Rp300 ribu untuk perdua bulan.

"Untuk persyaratan pengambilan cukup menunjukan KTP dan surat KK. Untuk masalah jumlah tersebut darimana kita kurang tahu, karena datanya langsung dari pusat. Kita hanya bertugas memberikan dana tersebut,” tambahnya.

Disinggung tepat atau tidak pemberian dana tersebut, Riduan menyebut, untuk wilayah Sekayu masih tepat sasaran. Hanya saja, lanjutnya, bagi yang terdata menerima, namun dikategorikan mampu dihimbau untuk tidak menerimanya.

“Untuk di wilayah Muba, kalo tidak salah jumlahnya meningkat dari tahun lalu, dan ini yang buat kita bingung. Bukannya jumlah masyarakat miskin di Muba berkurang, tapi ini kok bertambah. Soal tepat sasaran atau tidak, itu bukan kewenangan kita. Tugas kami hanya memberikan sebagaimana nama yang tercantum. Kalaupun ada yang dapat harusnya tidak usah diambil,” terangnya.

"Untuk wilayah yang jauh dari kantor pos, Riduan juga mengungkapkan pemberian dilakukan lewat kantor kelurahan. Dalam pemberian tersebut melibatkan petugas pos langsung dari Palembang, dan pihak kelurahan,” tambahnya. (Suji)

Site Launch
Site Launch