Wed04232014

Last update02:11:54 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Nusantara Sumatera Sumatera Selatan PT PBS Berikan Ganti Rugi

PT PBS Berikan Ganti Rugi

MUARA ENIM, BeritAnda - Dalam acara press release-nya, PT Petroenim Betun Selo (PBS) telah memberikan uang tali kasih kepada sedikitnya 76 Kepala Keluarga (KK) warga desa Betun Purun Timur, Kecamatan Penukal Kabupaten Muara Enim pada Selasa (26/2/2013). Ganti rugi tersebut berkaitan dengan masalah tuntutan warga atas rehabilitasi lahan.

"Warga desa yang menerima uang tali asih itu sebelumnya telah mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Pertamina EP (Persero) akibat adanya semburan liar (blowout). Selanjutnya, Pertamina EP telah membayar ganti rugi sebesar Rp323.416.000 untuk 62 warga," ujar Alief Nurochman, Direktur Operasi Kerjasama Operasi (KSO) PEP-PBS dalam keterangan pressnya di Hotel Griya Serasa Sekundang, Muara Enim, Rabu (27/2/2013).

Menurut Alief, acara silaturahmi pada 26 Februari 2013 kemarin, merupakan lanjutan dan bagian yang tidak terpisahkan dari acara yang dilaksanakan pada tanggal 26 November 2013 lalu. Selain itu, sesuai dengan kesepakatan PBS yang akan melakukan pengoperasian pada area operasi lapangan di Betun, maka pihak PBS juga akan membenahi dan memperbaiki jalan masuk untuk kepentingan masyarakat dan juga untuk keperluan angkutan berat.

"Jalan masuk ini harus diperkeras dengan pasir batu agar kendaraan berat seperti truk dapat melalui jalan di desa Betun tanpa terkendala. Saat ini proses pengerasan jalan sudah berlangsung, namun masih terkendala curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Sumatera Selatan saat ini," ungkapnya.

Sebagai wujud kepedulian PBS, lanjut Alief, terhadap masyarakat pada area operasi di lapangan Betun sampai saat ini telah melakukan berbagai macam aktifitas sosial di Desa Purun Timur. Seperti pemberian sembako, pemasangan listrik, sumbangan kepada poliklinik desa dan bantuan pompa air untuk masjid Purun Timur.

"Selain itu juga, ganti rugi untuk tanam tumbuh kepada sebagian warga yang terlewati untuk jalan masuk juga telah dilakukan beberapa waktu yang lalu," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama Perusahaan Daerah Sarana Pembangunan Muara Enim (PDSPME), Prof Hasan Basri mengatakan, bahwa pihaknya berharap usaha PBS ini dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan yang berarti. Oleh karena itu pihaknya meminta kepada berbagai kalangan masyarakat untuk memberi masukan kepada pihak PDSPME.

"Kami menghimbau khususnya kepada direksi PBS agar dapat memberikan kesempatan kepada PDSPME sebagai perwakilan Pemda Muara Enim. Karena jika diberikan kesempatan, selain mendapatkan deviden dan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga akan mendapatkan tambahan pekerjaan lain," ujar Basri.

Basri menambahkan, saat ini PBS masih mengerjakan pengecekan sumur 4 Betun (minyak mentah) dan sumur 14. Tanda tanda adanya minyak memang ada karena getaran yang sangat besar. Pengerjaan prioritas adalah pembukaan sumur tersebut. Setelah itu selesia baru mengarah ke proses Seismik. Saat ini belum melakukan produksi karena menunggu Seismik dahulu.(Mesak)

 

Site Launch
Site Launch