Fri04182014

Last update02:00:59 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Nusantara Nusa Tenggara Timur Harga Mitan di Belu Mahal dan Langka

Harga Mitan di Belu Mahal dan Langka

ATAMBUA, BeritAnda - Sejumlah masyarakat di wilayah Kabupaten Belu mengeluh dengan harga minyak tanah (mitan) yang mahal.

Selain mahalnya harga mitan di setiap pangkalan atau pengecer yang ada, warga juga mulai mengalami kesulitan mendapatkan mitan untuk keperluan kebutuhan sehari-hari. Akibatnya keberadaan mitan disebagian besar wilayah Belu mulai mengalami kelangkaan dan kalau pun ada harga mitan berkisar Rp.5.000 hingga Rp6.000 perliternya.

Harga mitan diseputaran Kota Atambua, saat ini berpariasi. Sesuai dengan surat keputusan (SK) Bupati 2008, harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp3.350 perliter. Hingga dikeluarkannya SK Bupati pada tanggal 1 Juli 2013, tentang penetapan HET, tidak ada perubahan atau kenaikan harga jual.

Melda warga Atambua kepada BeritAnda.com, Selasa (16/7/2013) mengungkapkan, harga mitan saat ini sangat mahal, beda dengan harga bulan sebelumnya.

Selain mahalnya harga mitan di setiap pangkalan yang ada, kelangkaan pun terjadi di setiap pengecer mitan. Walaupun ada stok mitan di pengecer, yang pasti dijual dengan harga sekitar Rp5.000 perliter hingga Rp6. 000.

Dia berharap agar pemerintah daerah segera menertibkan agen, para pangkalan serta pengecer yang nakal bermain harga jual mitan yang tidak sesuai dengan keputusan harga dalam SK Bupati. “Kalau bisa tolong ditertibkan harga minyak tanah yang dijual saat ini,” pintanya.

Kabag Ekonomi Setda Belu, Gaudensius Klau belum lama ini mengungkapkan, harga jual mitan sesuai dengan SK Bupati tanggal 1 Juli lalu masih tetap dan tidak ada perubahan kenaikan harga jualnya. “SK Bupati jelas untuk perubahan HET-nya tidak ada, dan harga jualnya masih tetap,” ucapnya.

Klau menegaskan pihaknya akan segera menertibkan agen serta pangkalan yang menjual mitan dengan harga yang tidak sesuai. Jika benar ada agen atau pangkalan yang nakal maka pihaknya tidak akan segan-segan mengamankannya. “Kalau ketahuan harga jual mitan tidak sesuai atau melambung, maka terpaksa kita akan tangkap dan proses,” tandas Klau.

Sementara itu Wakil Bupati Belu, Taolin Ludovikus mengatakan, mengacu pada SK Bupati tidak boleh ada agen atau pangkalan yang menaikan harga sepihak. Ada beberapa agen telah diperingati dengan menyurati langsung.

“Saya sudah ingatkan dengan surat, kalau ada yang masih melawan, jangan menyesal jika berurusan dengan pihak kepolisian,” tegasnya. (kok)

 

Site Launch
Site Launch