Sun04202014

Last update12:40:35 PM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Nusantara Sumatera Selatan Wabup Muaraenim Buka Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama

Wabup Muaraenim Buka Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama

-Pengurus FKUB Kab. Muaraenim Dikukuhkan-

MUARAENIM, BeritAnda - Wakil Bupati Muaraenim, H. Nurul Aman berkesempatan membuka acara pembukaan sosialisasi kerukunan umat beragama dan pengukuhan pengurus FKUB Kabupaten Muaraenim Periode 2011-2012, Selasa (13/9/2011) bertempat di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu.

 

Kepala Dinas Kesatuan Bangsa Kabupaten Muaraenim, Drs. H. Ahmad Firdaus MM menuturkan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilakukan satu hari selama 8 jam dengan peserta masing-masing 10 orang dari perwakilan 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Muaraenim sehingga total 220 orang dari 5 tokoh agama yang ada.

Dalam sambutannya, wabup menuturkan bahwa acara ini merupakan momentum kebersamaan dan keakraban yang akan selalu dijalin di Kabupaten Muaraenim. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan banyak agama dan suku dengan karakteristik yang berbeda-beda tetapi tetap menjaga persatuan kesatuan.

Nurul menambahkan bahwa perbedaan yang ada hendaknya jangan dijadikan permasalahan justru harus menjadi modal bersama untuk membangun kabupaten Muaraenim dengan saling hormat menghormati satu dengan yang lainnya.

"Saya yakin masyarakat Muaraenim dapat mewujudkan kerukunan umat beragama di tengah keberagaman agama dan suku yang ada di Kabupaten Muaraenim," katanya.

Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Sumatera Selatan, K.H. Tohlon Abdul Rouf menegaskan bahwa kepengurusan FKUB sebenarnya 5 tahun, bukan 1 tahun seperti yang ada di Kab. Muaraenim. Oleh karena itu, saya sarankan untuk menanyakan ke bagian hukum Pemda untuk merubahnya. FKUB sumbernya SKB 2 Menteri, Kemenag RI dan Kemendagri.

"FKUB yang di rukunkan itu bukan agamanya, tetapi yang dirukunkan adalah umatnya. Harus penuh dengan silaturahim antar umat beragama untuk mencapai kerukunan dan kebersamaan di tengah keberagaman agama dan suku. Perbedaan antara kesatuan dengan persatuan, kesatuan tidak mengakui keragaman tetapi persatuan mengakui keragaman agama, budaya, suku yang ada di Indonesia," pungkasnya. (Mesak)

Site Launch
Site Launch