Wed04162014

Last update03:28:35 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Nusantara Kalimantan Kalimantan Barat Pangkalan Minyak Kedamin Jaya Musnah Dilalap Api

Pangkalan Minyak Kedamin Jaya Musnah Dilalap Api

PUTUSSIBAU, BeritAnda – Sebuah kebakaran besar yang terjadi Selasa (9/8/2011) sekitar pukul 15.30 WIB di Kecamatan Kedamin, Kabupaten Kapuas Hulu mengakibatkan satu pangkalan minyak PT. Kedamin Jaya milik H. Kalang ludes dilalap api.

 

Tampak ribuan warga Kota Putussibau dan sekitarnya memadati jalan Lintas Selatan, sehingga mengakibatkan arus jalan Lintas Selatan di kedamin macet total.

Tidak lama berselang, mobil pemadam kebakaran dari Yayasan Bhakti Suci berusaha memadamkan kobaran api yang sudah mengamuk hebat dengan dibantu sejumlah warga. Tampak juga mobil kebakaran Bandara Pangsuma Putussibau dan mobil tengki air dari PDAM Kapuas Hulu.

Setelah satu jam lebih, akhirnya api berhasil dipadamkan tepatnya sekitar pukul 18.19 WIB. Saat kobaran api sedang mengamuk tiba-tiba langit Bumi Uncak Kapuas gelap dan turun hujan seakan ikut membantu memadamkan api, hingga api padam ribuan wargapun membubarkan diri, pihak aparat kemanananpun langsung membuat garis polisi dilokasi kebakaran.

Akibat kebakaran tersebut diperkirakan kerugian milyaran rupiah, informasi yang diketahui ada dua mobil terbakar, induk arwana (siluk) belasan ekor dan sejumlah harta benda lainnya yang tidak berhasil diselamatkan.

Meski tidak ada korban jiwa namun salah satu karyawan Pangkalan minyak PT. Kedamin Jaya mengalami luka bakar atas nama Budi Santoso (30) langsung dirawat dirumah sakit Putusibau.

Informas yang diperoleh dilapangan dari Hadari salah satu warga Kota Putussibau menuturkan bahwa dipangkalan minyak tersebut sedang dilakukan bongkar muat minyak, dan sumber api diperkirakan dari api rokok.

Sementara, menurut penuturan Budi Santoso (30) salah satu karyawan PT. Kedamin Jaya ditemui wartawan diruangan Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Putussibau menuturkan bahwa saat itu dirinya dan dua orang kawannya yaitu Usman, Indra berada dipangkalan.

Santoso mengaku dirinya sedang mengisi premium ke salah satu drum diatas sebuah truk, ketika sedang mengisi tiba-tiba keluar semburan api dari minyak tersebut, dan menurutnya sumber api tersebut tidak jelas dari mana.

“Saya tidak tahu sumber api itu dari mana, tiba-tiba keluar semburan api dari drum yang saya isi, dan sumber api tersebut bukan dari rokok, tidak mungkin saya mengisi bensin ke drum sambil merokok, bodoh benar saya kalau sambil merokok, ketika saya terkena semburan api tersebut,” ujarnya.

Saya, lanjutnya, sempat menghidupkan mesin dompeng yang bisa digunakan untuk cucian motor dan berusaha memadamkan api. “Sementara dua orang kawan saya masing-masng menyelamatkan diri, dan hingga akhirnya saya masuk kerumah sakit ini,” ungkapnya seraya menahan luka bakar ditubuhnya.

Terkait luka bakar yang dialaminya dr. Ismawan Adrianto yang kebtulan piket di Rumah Sakit Umum Putussibau menjelaskan bahwa luka bakar yang di derita Budi Santoso dikategorikan luka bakar deraja 2, dan pihaknya kata Adrianto sudah memberikan pengobatan kepada Santoso.

“Kita kategorikan luka bakarnya derajat 2, dan Kita sudah kasih obat penahan rasa sakit, semantara pasien mengalami luka bakar di bagian wajah, strimitas atas lengan kanan dan kiri atad dan bawah, dan strimitas bagian lutut kanan dan kiri dari lutu hingga kaki, dan ketika pasien tiba pukul 17.05 WIB tadi Kita lagsung melakukan pengobatan secara medis,” terangnya. (Fr)

Site Launch
Site Launch