Wed04162014

Last update02:50:49 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Kriminalitas Kriminalitas Polisi Bekuk Pembunuh Sadis Keluarga Abeng

Polisi Bekuk Pembunuh Sadis Keluarga Abeng

  • PDF

-Ditangkap Lagi Bekerja di RM Sakato Sekayu-

PRABUMULIH, BeritAnda - Setelah satu pekan dilakukan pengejaran, akhirnya pelaku pembunuhan sadis terhadap keluarga pengusaha mie pangsit Abeng alias Herman (41) dan Melan (39), warga Rt 01 Rw 03, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tugu kecil, Kecamatan Prabumulih Timur, pada Kamis (13/12) pagi pekan lalu, berhasil diringkus petugas gabungan Satreskrim Polres Prabumulih dan Satreskrim Polres muba.

Tersangka bernama lengkap Selamat Rianto (32)ini berhasil ditangkap petugas di salah satu rumah makan padang jalan lintas Palembang - Sekayu, yakni RM Sakato, Jalan Merdeka, Sekayu, Jumat (21/12) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Saat ditangkap tersangka yang tidak lain masih berstatus karyawan korban ini sedikitpun tidak memberikan perlawanan berarti.

Setelah sempat diamankan di Mapolres Sekayu (Muba), selanjutnya warga Jalan Glora, No 26, Rt 003, Rw 007, kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Kota Palembang ini langsung di bawa ke Mapolres Prabumulih, tempat lokasi terjadinya kejadian perkara (TKP) pembunuhan sadis yang sempat menggegerkan warga Kota Prabumulih selama beberapa hari tersebut. Tersangka digiring bersama barang bukti (BB) sepeda motor jenis yamaha vixion warna putih milik korban yang sudah diganti nopol oleh tersangka dengan BG 3966 UH.

Dihadapan petugas pria kelahiran Brebes, 13 Agustus 1980 ini mengaku menghabisi nyawa pasangan suami istri (pasutri) tersebut karena dendam dan sakit hati dengan korban. Setelah perjanjian bagi hasil usaha martabak telur yang dia jalani bersama korban tidak ditepati korban (wan prestasi).

“Sakit hati pak, janjinyo nak bagi hasil usaha martabak telur ternyato idak ditepati. Sudah itu soal makan, cak di ceredui (dicereweti, red) dan cak dilainke dengan karyawan dio yang lain,” aku tersangka dengan tanpa merasa menyesal telah membunuh keluarga majikannya tersebut.

Kapolres Prabumulih AKBP Yerry Oskag SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Raphael Lingga SH ketika dikonfirmasi wartawan lewat media handphone (Hp), Jumat (21/12) sore, membenarkan penangkapan terhadap tersangka pembunuh keluarga pengusaha mie pangsit Abeng tersebut.

Tersangka ditangkap setelah dilakukan penyelidikan selama 2 hari didaerah Sekayu (Muba). “Kita kembangkan semua info kecil apapun baik keberadaan teman, keluarga, dan info masyarakat yang sempat melihat tersangka. Bersama satu team bergabung dengan Satreskrim Polres sekayu, kita melakukan lidik selama 2 hari. Setelah dipastikan tersangka akhirnya kita tangkap, dia (tersangka, red) bekerja sebagai pelayan di RM Sakato Sekayu, dan baru beberapa hari bekerja ditempat itu,” jelas Raphel sembari menyebutkan tersangka saat ini masih berada di perjalanan pulang menuju Polres Prabumulih.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua korban dibunuh oleh tersangka, pada Kamis (13/12) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Keduanya ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan dengan tubuh penuh luka tusukan pisau. Sementara dua orang karyawannya lagi, yakni Aheng dan Yeni, sempat mengalami kritis beberapa hari di Rumah Sakit Bunda, setelah ikut menjadi korban penusukan keganasan pelaku.

Berdasarkan keterangan saksi mata Marsani mengatakan, dia mendengar suara jeritan minta tolong pada pukul 05.10, tapi dirinya tidak menggubris karena dikira suara dari televisi. Akan tetapi tidak lama suara makin keras lalu dia keluar dari rumahnya yang bersebelahan dengan korban.

”Aku langsung keluar rumah dan suara berasal dari toko mie Abenng. Lalu panggil pak RT dan saat bersama pak RT didepan rumah Abeng tiba-tiba seorang wanita keluar dengan berlumuran darah diperutnya meminta tolong. Melihat itu kami langsung panggil polisi dan tak lama warga langsung ramai membantunya, karena polisi telah tiba di TKP,”katanya.

Senada diungkapkan Amirul Mukminin yang merupakan ketua RT. Dirinya mengatakan Abeng tewas ditempat sedangkan isrti dan dua pegawainya kritis akibat luka tusuk.

”Korbanya 4 orang didalam rumah akibat kena tusuk. Abeng sendiri tewas ditempat, sedangkan istrinya tewas dirumah sakit. Pelaku katanya si karyawanya sendiri bernama Selamet. Karena waktu kami menolong wanita yang keluar dari rumah dengan penuh luka tusuk mêngatakan Selamet pelakunya,”jelasnya ketika ditemui dilokasi kejadian saat itu.(dn)

Site Launch
Site Launch